Mengikuti Sunnah Nabi

menetapi sunnah rosul

Beribadah pada Allah, kita dituntut untuk berpegang pada kitab Allah dan sunah. Mungkin timbul pertanyaan “kenapa kita harus mengikuti sunah segala? Apa tidak cukup dengan Al-Qur’an?”

Al-Quran adalah kitab Allah yang menjelaskan aturan-aturan ibadah secara global, belum terperinci sebagaimana contoh Allah memerintahkan:

 وَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّكَاةَ

“dirikanlah sholat dan datangkanlah zakat” (QS. Al-Baqarah; 43)

Ini perintah secara global dari Allah dan bagimana aturan secara terperinci sholat, sholat itu ada berapa? Waktunya kapan? Bagaimana aturan bacaannya? Jumlah rakaatnya? Kalau terjadi kesalahan dalam sholat harus bagaimana? Al-Qur’an belum menjelaskan secara terperinci.

Maka Raslullah SAW sebagai utusan Allah yang menjelaskan, menjabarkan semua isi dari Al-Qur’an. Maka disinilah pentingnya bahkan wajibnya kita mengikuti sunah sehingga kita bisa menjalan kewajiban kita pada Allah.

Allah sudah memberikan perintah supaya kita mengikuti sunah;

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا

“apa yang diberikan Rasul padamu, ikutilah. Dan apa yang dilarang oleh Rasul maka jangan dikerjakan, berhentilah.” (QS. al-Hasyr: 7)

Kalau Nabi sudah melarang maka itulah larangan Allah, karena Rasul tidak mungkin memberikan tuntunan ibadah itu berdasarkan hawa nafsu. Karena Allah telah berfirman:

 إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى

“Rasul tidak akan berbicara berdasarkan hawa nafsu, namun yang dikatakan oleh Rasul itu adalah wahyu yang diwahyukan oleh Allah pada beliau.”  (Qs. An-Najm:3-4)

Maka tuntunan Rasul, sunah dari Rasulullah SAW wajib diikuti, wajib ditetapi, kalau itu berupa perintah wajib kita mengerjakan, kalau itu berupa larangan maka harus kita jauhi. Kita tidak cukup hanya mengandalkan Al-Qur’an secara global saja kemudian tidak mau memakai hadist, kita tidak akan bisa beribadah secara benar.

Rasulullah SAW itu adalah sebaik-baiknya mahluk Allah yang diutus oleh Allah kepada hambanya

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“didalam diri Rasulullah ada tauladan yang baik” (QS. Al-Ahzab: 21)

Baik didalam kehidupan berumah tangga, baik dalam ibadah kepada Allah ataupun bermuamalah dengan sesama manusia maka sunah Rasulullah wajib kita ikuti.

Dengan kita mengikuti sunah Rasulullah SAW  semua ibadah kita dijamin benarnya  dan diterima oleh Allah dan akhirnya masuk Surga, selamat dari Neraka.

Dan sunah Rasulullah oleh para ulama sudah dibukukan didalam kitab-kitab hadist yang terkenal, yang termashur adalah kutubusittah; sahih Bukhari, sahih Muslim, sunan Abi Dawud, sunan Tirmidzi, sunan Nasa’i dan sunan Ibnu Majah.

Itu adalah hadis kutubusittah yang termashur yang selayaknya kita pelajari, kita kaji sehingga kita mengetahui sunah Raslullah SAW mulai bangun tidur sampai kembali tidur.

Disitu banyak sunah-sunah Nabi yang wajib kita pelajari dan kita ikuti guna menuntun kita sehingga kita bisa menjalankan kehidupan ini dengan benar, beribadah dengan benar diterima oleh Allah dan masuk Surga selamat dari Neraka

LDII Karawang

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.

Alamat Surat

DPP LDII
Jl. Tentara Pelajar No. 28
Patal Senayan 12210
Jakarta Selatan
Telp. 021-57992547, 0811 860 4544
Fax 021-57992950

dpw-se-indonesia

Informasi resmi dari DPP LDII melalui internet hanya disampaikan dari website resmi LDII - www.ldii.or.id. Informasi di media lain seperti wikipedia, blog, dll, yang menggunakan nama LDII belum tentu merupakan tulisan pengurus LDII maupun warga LDII.

GABUNG MAILINGLIST LDII