Liputan Media

Jokowi Minta Dukungan Ulama LDII

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengajak para tokoh ulama LDII terlibat secara aktif dalam kegiatan pembangunan Jakarta. Karena dukungan u...

Liputan Media | Jumat, 29 Maret 2013 | Hits: 3672 | Comments

Read more
Follow us on Twitter

Opini 

Media Sosial dan Upaya Rekonstruksi Modal Sosial

Oleh: M. Hidayat Nahwi Rasul (Ketua DPP LDII dan Anggota Komisi Informasi Sul-Sel)Dalam sepekan terakhir ini, Kota Jakarta mengalami musibah banjir yang telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian di jantung Ibukota tersebut. Korban pun berjatuhan. Tak sedikit pengungsi yang menempati kantong-kantong pengungsian dan membutuhkan bantuan. Penggalangan...

Opini | Selasa, 5 Maret 2013 | Hits: 823 | Comments

Read more

Lebih Baik Menyalakan Lilin Dari Pada Memaki Kegelapan

Jakarta : Prasetyo Soenaryo dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan sebagai direktur CICS (Centre for information and Culture Studies)  di Jakarta, Selasa 30/10 dalam rangka rencana seminar pentingnya parenting bagi tumbuh kembang anak, ketika di tanya pandangannya mengenai pencabutan beberapa mata pelajaran di SD, sangat setuj...

Opini | Selasa, 6 November 2012 | Hits: 3405 | Comments

Read more
More in: Opini
Penilaian Pengunjung: / 17
KurangTerbaik 

kesalahan di facebook Situs jejaring nomer 1 di dunia, Facebook, memang ditujukan untuk pertemanan. Namun bukan berarti Facebook tertutup untuk hal lain, misalnya sebagai alat membangun karir atau mendapat pekerjaan. Facebook bisa menghubungkan Anda dengan alumni, klien dan pekerja potensial.

Fakta berbicara bahwa 30% perusahaan memakai Facebook untuk mendapatkan pegawai yang mumpuni. Angka ini bahkan mengalahkan jumlah mereka yang mengecek Linkedln, situs yang memang dibesut untuk tujuan profesional. Nah, di bawah ini disajikan sejumlah hal yang harus dihindari bagi Anda yang ingin memaksimalkan Facebook untuk membuka kesempatan emas di bidang pekerjaan. Simak baik-baik..

1. Foto Tak Senonoh
Bayangkan Anda menjadi bos atau klien. Anda pasti tak ingin melihat pegawai/calon pegawai Anda berpose dengan sebotol miunuman keras di tangannya bukan? Foto pribadi tersebut tidak akan membantu Anda untuk mendapatkan image bagus di kehidupan profesional yang Anda inginkan.

2.Mengeluhkan Pekerjaan
Mengeluh soal pekerjaan hampir dilakukan oleh semua orang. Pernahkah Anda juga melakukan hal itu? Tentang betapa Anda membenci kantor atau betapa menyebalkannya si bos? Akan tetapi melakukannya di forum publik di mana semua orang bisa melihatnya, bukanlah sesuatu yang baik untuk karir Anda. Mengeluhkan pekerjaan di Facebook bisa mencoreng citra Anda di depan bos.

3. Memajang Informasi Palsu
Jika di CV Anda tertulis Anda lulusan Universitas A namun di info Facebook tertulis alumni Universitas B, tak ayal lagi Anda akan dihapus dari daftar interview. Anda bisa saja dicap pembohong karenanya.

4. Status yang Tak Disukai Bos
Hindari status yang bisa menjadikan Anda terlihat tidak bertanggung jawab, suka main-main, atau tidak bisa dipercaya. Status seperti: “Siapa yang peduli kalau pekerjaanku tak selesai?” atau ” Si A sedang asyik main game di meja kerjanya” harus dijauhi jika Anda tak ingin terkesan tidak profesional. Parahnya, status-status tersebut juga bisa meminimalisir kesempatan Anda berkarir di pekerjaan baru.

5. Tidak Memahami Settingan Privacy
Aturlah settingan privacy di Facebook (Security Settings) agar akun Anda lebih terkontrol. Jangan biarkan akun Anda bebas dilihat oleh semua orang. Pilih-pilih siapa saja yang bisa mengakses akun Anda dan siapa yang tidak.

6. Tercoreng karena Teman
Anda tidak bisa mengontrol postingan yang dilakukan teman di profile Anda (meskipun nantinya Anda bisa menghapusnya). Jika klien potensial Anda keburu melihat foto Anda yang sedang mabuk, hal ini tentu akan merugikan. Rajin-rajinlah mengamati postingan yang menyangkut Anda dan hapus konten yang sekiranya tidak baik.

Di antara list-list ‘terlarang’ di atas, nasihat yang paling ampuh adalah mengunci akun sehingga hanya teman yang sudah Anda approve saja yang bisa melihat profile Anda. Kemudian, buatlah akun Facebook kedua yang khusus untuk tujuan profesional sehingga ia berfungsi layaknya resume. Join di situs jejaring adalah langkah yang bagus dan Anda pun akan terlihat melek teknologi gara-garanya. Yang harus diingat ialah, pastikan situs tersebut mewakili bagian terbaik dari diri Anda, bukan sebaliknya.

[dew] ictwatch.com


Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP
Comments (6)
  • yauma
    :) oke
  • Anonymous
    :)
  • kifli  - setuju
    setuju, matur nuwun AJZKh....... :)
  • bagja priatna
    :siip lah,saestuna kdah qtu,jzklh.... :D
  • rekor
    resiko bergaul mas bro...dimana mana ada positif negatif :0
  • H. alfi  - Syukur
    Syukur nikmat pekerjaan yang mulia
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Catatan: Webmaster/pengelola website LDII tidak membalas tulisan yang dikirimkan lewat komentar.
Jika ingin bertanya, silakan menghubungi kami dari halaman Contact Us / Hubungi Kami