Jokowi Minta Dukungan Ulama LDIIJAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengajak para tokoh ulama LDII terlibat secara aktif dalam kegiatan pembangunan Jakarta. Karena dukungan u... Liputan Media | Jumat, 29 Maret 2013 | Hits: 3681 | Comments Read more |
Media Sosial dan Upaya Rekonstruksi Modal SosialOleh: M. Hidayat Nahwi Rasul (Ketua DPP LDII dan Anggota Komisi Informasi Sul-Sel)Dalam sepekan terakhir ini, Kota Jakarta mengalami musibah banjir yang telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian di jantung Ibukota tersebut. Korban pun berjatuhan. Tak sedikit pengungsi yang menempati kantong-kantong pengungsian dan membutuhkan bantuan. Penggalangan... Opini | Selasa, 5 Maret 2013 | Hits: 823 | Comments Read more |
Lebih Baik Menyalakan Lilin Dari Pada Memaki KegelapanJakarta : Prasetyo Soenaryo dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan sebagai direktur CICS (Centre for information and Culture Studies) di Jakarta, Selasa 30/10 dalam rangka rencana seminar pentingnya parenting bagi tumbuh kembang anak, ketika di tanya pandangannya mengenai pencabutan beberapa mata pelajaran di SD, sangat setuj... Opini | Selasa, 6 November 2012 | Hits: 3410 | Comments Read more |
Prof.Dr.Musliat, Prof.Dr.Ki Supriyoko
Saya ingin membahas mengenai sebuah

Hertanto Soebijoto | Kamis, 12 April 2012
BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono meminta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bukan hanya melakukan dakwah dalam bentuk khutbah, tapi juga melakukan kegiatan nyata dalam bidang pendidikan dan kewirausahaan.
"Dakwah seperti itu jauh lebih efektif dan berdaya guna bagi masyarakat," kata Wakil Presiden (Wapres) Boediono saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Kamis (12/4/2012) pagi.
Wapres juga mengatakan, pendirian LDII mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas peradaban, kualitas hidup, harkat martabat dan turut serta dalam pembangunan manusia Indonesia.
"Guna mencapai tujuan tersebut, LDII memerankan diri menjadi wahana bagi pendidikan dakwah keagamaan dan kemasyarakatan yang bersifat independen, mandiri, terbuka, moderat, majemuk dan setara," katanya.
Kata kunci dari upaya itu, menurut wapres adalah pendidikan.
"Kunci keberhasilan meningkatkan martabat manusia dan bangsa terletak pada keberhasilan mendidik manusia," ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa sejarah dunia menunjukkan bahwa kualitas SDM dan pendidikan menjadi penentu maju mundurnya suatu bangsa.
"Itulah sebabnya saya menganggap tepat tema yang diusung dalam Rakernas LDII yakni ’Pengembangan SDM Profesional Religius untuk Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermanfaat’," tuturnya.
Untuk itu, Wapres Boediono meminta kepada seluruh jajaran LDII untuk terus melakukan kegiatan nyata khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.
"Seiring dengan dinamika sosial yang terjadi saat ini LDII sebagai salah satu organisasi masyarakat penting di Tanah Air, hendaknya terus membina anggotanya agar jadi SDM Indonesia yang tangguh dan berkualitas," katanya.
Dengan demikian, ujar Wapres, LDII ikut membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
http://megapolitan.kompas.com/read/2012/04/12/11211171/Wapres.Minta.LDII.Bukan.Hanya.Khutbah
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|