• Wide screen resolution
  • Narrow screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
Sosok: Jangan Cepat Lelah dan Menyerah Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 2
KurangTerbaik 
Jumat, 05 Juni 2009 07:48

ImageAceh - Hendra Syahputra, demikian nama seorang tokoh LDII yang bertugas sebagai Sekretaris DPD LDII Provinsi NAD ini. Beliau beberapa waktu lalu baru saja memenangkan lomba menulis dan photo Capasity Building di Daerah Konflik, yang diadakan The World Bank, Multi Donor Trush Fund, Washington DC. Bapak yang lahir 32 tahun yang lalu di Bireun tepatnya pada tanggal 24 Oktorber 1976 ini telah memiliki 2 orang anak yaitu putra dan putri dari sang istri yang berprofesi seorang dokter yaitu dr. Sulamsih Sri Budini. Sang Istri sedang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis sedangkan Pak Hendra tengah menyelesaikan pendidikan S3 kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh,  Semester 1  di bidang Economic Development Planning.
Beliau baru saja memenangkan Writing and Photo Competition yang diadakan oleh The World Bank dan MDF. Washington DC pada tanggal 24 Maret 2009. Beruntung redaksi berkesempatan untuk mendapatkan sedikit cerita bagaimana dia mendapatkan pengakuan dari dunia internasional melalui tulisan dan photo.

"Menulis dan membaca, sudah saya senangi sejak kecil. Tahun 2000, saya pernah memenangkan lomba menulis sastra tingkat Nasional, yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan.", demikian menurut beliau yang juga pernah bekerja di Majalah Gatra Jakarta dan Harian Media Indonesia Jakarta. Sebetulnya beliau mendapatkan beberapa penghargaan. Beberapa diantaranya adalah Tahun 1999 pernah memenangkan lomba membaca sastra Piala HB Jassin tingkat Nasional. Beranjak semakin dewasa, pada tahun 2002 tulisannya mengenai pergolakan dan emansipasi perempuan Aceh, memenangkan lomba menulis dan dijadikan laporan utama, ANU University, Australia, dalam bidang Perdamaian dan Resolusi Konflik.

Beliau dengan gamblang menceritakan dengan lugas bagaimana perjalanannya dari awal karir sehingga mencapai prestasi seperti sekarang.

"Tahun 2003, tulisan saya tentang Reportase Gerilya Hutan Aceh, juga masuk dalam Australia Writing. Untuk tahun 2009, yang baru saja terjadi, tulisan saya tentang "Pembangunan di daerah bekas  konflik Aceh", sekaligus photo tentang Capacity Building memenangkan writing and photo competition yang diadakan The World Bank dan MDF. Washington DC.
Ini adalah sebuah kompetisi tahunan yang di adakan The World Bank untuk umum. Saya mempersiapkan materi photo dan tilisan dengan turun ke lapangan selama 3 hari untuk melihat Object nya. Persis hari terakhir pendaftaran saya mendaftar,  Alhamdulilah belum terlambat. Sebulan kemudian tepatnya Maret Lalu, saya diumumkan sebagai pemenang nya, bersama 5 pemenang lainnya. Saya tidak menyangka memenangkan tulisan dan photo ini. Bagi saya photo yang saya kirimkan sangat biasa. Namun bagi juri mungkin ada uniknya. Ada pertolongan Allah bagi saya.
Harapan saya, prestasi bisa kita toreh dimanapun, yang terpenting jangan cepat menyerah untuk mencoba. Berhasil perlu ketulusan hati untuk berjuang dan berusaha, jangan cepat lelah dan menyerah."

Demikian apa yang beliau sampaikan kepada kami. Mudah-mudahan apa yang beliau lakukan akan memberikan inspirasi kepada kita semua untuk berbuat lebih baik lagi.

reported by: n3m0

Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Mixx! Free and Open Source Software News Google! Live! Facebook! StumbleUpon! TwitThis Joomla Free PHP
Comments (3)
  • tri raharjo  - boleh belajar nulis. .
    asw bwt redaksi. .

    sebelumnya saya ucpkn slmt sukses bwt bp hendra.

    saya generus ingin belajar nulis dari bp hendra kiat-kiat nulis yang baik n bener yang pasti enak dbaca ..
    boleh minta alamat emailnya pak hendra?

    ajkh
  • abdillah naf'an  - ajjk pak hendra
    dari cuplikan cerita pak hendar saya bisa mengambil hikma jadi kita generasi jokam jangan sampai patah semangat dan putus asa selalu berusaha dan berusaha agar mencapai target yang kita mau capai
    dan harus berpegang motto
    generasi jokam jangan sampai terpengaruh
    tetepi harus berpengaruh.

    dan kata2 yang bisa saya ambil dari pak hendera adalah
    jangan cepat menyerah untuk mencoba. Berhasil perlu ketulusan hati untuk berjuang dan berusaha, jangan cepat lelah dan menyerah."


    ajjk abdillah
    jakarta selatan II
  • wahyudi  - waantumul a'laun inkuntum mu'minin
    semoga apa yang diraih oleh pak Hendra ini menjadi amal sholih beliau untuk lebih meninggikan/memulyakan kalimat-kalimat Alloh, karena memang kalimat Alloh itu sdh mulya dan orang iman itu dimulyakan oleh Alloh, sehingga tidak pantas kalau mudah lelah dan menyerah....Sukses Pak Hendra....salam kami dari bekasi. Jazakallohu choiro
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Who's Online

Terdapat 21 Tamu online
KisahTetangga Oh Tetangga

article thumbnail

Pernah punya pengalaman membantu tetangga? Tentu, dan saya yakin beragam ceritanya. Banyak yang bertaut, tapi ada juga yang bersambung jadi masalah. Niat awalnya baik membantu, tetapi di seberang sana [ ... ]


Article Yang Lain

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday529
mod_vvisit_counterYesterday2810
mod_vvisit_counterThis week5429
mod_vvisit_counterLast week15708
mod_vvisit_counterThis month35574
mod_vvisit_counterLast month69925
mod_vvisit_counterAll days629883

Terdapat: 9 Tamu, 12 bots online
Your IP: 38.107.191.97
 , 
Today: Mar 17, 2010