Jokowi Minta Dukungan Ulama LDIIJAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengajak para tokoh ulama LDII terlibat secara aktif dalam kegiatan pembangunan Jakarta. Karena dukungan u... Liputan Media | Jumat, 29 Maret 2013 | Hits: 3661 | Comments Read more |
Media Sosial dan Upaya Rekonstruksi Modal SosialOleh: M. Hidayat Nahwi Rasul (Ketua DPP LDII dan Anggota Komisi Informasi Sul-Sel)Dalam sepekan terakhir ini, Kota Jakarta mengalami musibah banjir yang telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian di jantung Ibukota tersebut. Korban pun berjatuhan. Tak sedikit pengungsi yang menempati kantong-kantong pengungsian dan membutuhkan bantuan. Penggalangan... Opini | Selasa, 5 Maret 2013 | Hits: 822 | Comments Read more |
Lebih Baik Menyalakan Lilin Dari Pada Memaki KegelapanJakarta : Prasetyo Soenaryo dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan sebagai direktur CICS (Centre for information and Culture Studies) di Jakarta, Selasa 30/10 dalam rangka rencana seminar pentingnya parenting bagi tumbuh kembang anak, ketika di tanya pandangannya mengenai pencabutan beberapa mata pelajaran di SD, sangat setuj... Opini | Selasa, 6 November 2012 | Hits: 3399 | Comments Read more |
Prof.Dr.Musliat, Prof.Dr.Ki Supriyoko
Saya ingin membahas mengenai sebuah

Kamis, 12 April 2012 19:31 WIB
Wakil Presiden Boediono (kedua kiri) berjalan bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (kiri) dan Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Syam (kedua kanan) saat menghadiri Rakernas LDII di Bogor, Jabar, Kamis (12/4). (FOTO ANTARA/Setwapres-Toni)
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono mengharapkan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mampu mencetak generasi dan sumber daya manusia yang handal dan profesional serta religius melalui pendidikan dan pembinaan para anggotanya.
"LDII sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan penting di tanah air hendaknya terus mendidik dan membina anggotanya agar menjadi sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas," kata Wakil Presiden Boediono pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Kamis.
Wapres menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut, maka secara internal LDII harus memperkuat kekompakan atau soliditas dan koordinasi organisasi yang rapi.
"Selain itu, LDII tentu harus membangun hubungan sosial yang harmonis di antara berbagai umat maupun kelompok masyarakat yang ada," katanya.
Kegiatan internal dan eksternal yang sinergis itu, tambah Wapres, akan mendukung pengembangan kualitas umat dan masyarakat seperti yang dicita-citakan.
Dia juga mengatakan, kunci keberhasilan meningkatkan kualitas peradaban dan harkat martabat manusia maupun martabat bangsa terletak pada keberhasilan dalam mendidik sumber daya manusia.
Selain itu, Wapres juga mengatakan bahwa diantara nilai-nilai agama Islam yang paling dijunjung tinggi adalah keadilan.
"Bersikap adil berarti menempatkan segala sesuatu ditempatnya. Adil juga berarti mendahulukan kepentingan masyarakat yang lebih besar daripada kepentingan pribadi atau golongan," katanya.
Dengan demikian, kata dia, Muslim profesional yang religius adalah Muslim yang berkeahlian, independen, adil dan mendahulukan kepentingan bersama, kepentingan orang banyak.
"Kami paham bahwa ibadah dalam Islam tidak terbatas pada ibadah ritual semata tetapi meliputi muamalat dan amal perbuatan kita di tengah-tengah masyarakat sesuai tuntunan Al Quran dan Sunnah," katanya.
Sementara itu, Rakernas LDII dengan tema "Pengembangan SDM Profesional Religius untuk Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermanfaat" tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
(T.W004/A011)
Editor: Ruslan Burhani COPYRIGHT © 2012
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|