Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

80 Tahun Usia RI, DPP LDII Ingatkan Cita-cita Pendirian Bangsa untuk Jaga Pluralisme

2025/08/18
in Lintas Daerah
3
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso. 
Foto: LINES

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (17/8). Usia Republik Indonesia menginjak 80 tahun sejak Proklamasi 17 Agustus 1945, yang merupakan fase penting dalam sejarah bangsa ini. Usia delapan dekade bukan lagi masa muda, melainkan tanda kematangan sebuah bangsa yang seharusnya mampu menghadapi persoalan dengan lebih bijak, sekaligus memperkuat pencapaian yang telah dirintis.

“Negara ini dalam 20 tahun ke depan genap mencapai usia 100 tahun. Tidak banyak negara yang lahir pada abad 20, mencapai usia 100 tahun. Bahkan, beberapa di antara negara itu belum genap 70 tahun sudah bubar,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Ia menegaskan, rakyat Indonesia patut bersyukur atas kemerdekaan dan pencapaian bangsa Indonesia. Namun, perlu upaya yang lebih keras, agar Indonesia bisa eksis hingga 100 bahkan 200 tahun, “Para pendiri bangsa telah menetapkan idealisme terkait keberadaan negara Indonesia, dalam Pembukaan UUD 1945,” paparnya. Cita-cita pendirian bangsa itu, harus menjadi kompas perjalanan bangsa.

“Terutama mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencapai kesejahteraan umum. Dua hal ini harus terus diupayakan agar, kerekatan sosial rakyat Indonesia dari Sabang hingga Merauke tetap erat. Kesenjangan harus kita minimalkan, agar bangsa Indonesia yang plural ini tetap satu,” tegas KH Chriswanto.

Senada dengan KH Chriswanto, Ketua DPP LDII Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri, Singgih Tri Sulistiyono, menegaskan kemerdekaan harus menjadi momentum evaluasi dan refleksi bersama. “Usia 80 tahun adalah usia yang matang. Seharusnya mampu menyelesaikan berbagai persoalan, sekaligus meningkatkan capaian menuju tujuan yang dicita-citakan,” ujarnya.

Meski begitu, Singgih yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Dipenogoro tersebut melihat perjalanan bangsa masih dihadapkan pada tantangan serius. Salah satunya adalah menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi negara. Contoh nyata dari fenomena itu, menurutnya, bisa dilihat pada peristiwa yang terjadi belakangan ini di Pati, Jawa Tengah. Pada (13/8), ribuan warga berunjuk rasa mendesak bupati untuk mundur dari jabatannya.

“Fenomena distrust ini nyata kita lihat, misalnya ketika masyarakat turun ke jalan menuntut kepala daerah mundur. Itu mencerminkan ada kekecewaan yang mendalam. Padahal negara adalah milik kita bersama, seharusnya ia hadir memberikan perlindungan, keadilan, kesejahteraan, dan rasa aman bagi seluruh rakyat,” jelasnya.

Dalam pandangannya, keguncangan sosial semacam ini seharusnya menjadi alarm bagi bangsa Indonesia. “Kita memiliki konsensus luhur yang diwariskan para pendiri bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Inilah pilar yang menyatukan kita. Kalau konsensus itu ditinggalkan, maka yang muncul adalah fragmentasi, konflik, bahkan potensi disintegrasi,” tegasnya.

Karena itu, ia menekankan perlunya seluruh elemen bangsa kembali menghidupkan nilai-nilai kebersamaan, musyawarah, dan gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia. “Kemerdekaan bukan sekadar seremonial peringatan tiap tahun. Namun merupakan ruang untuk mengingatkan kita bahwa bernegara harus berorientasi pada kepentingan rakyat. Negara hadir untuk melindungi rakyat,” imbuhnya.

Menutup pesannya, ia mengajak agar usia 80 tahun kemerdekaan dijadikan momentum memperkuat persatuan nasional. “Kalau konsensus bangsa kita rawat, kalau institusi negara kita perbaiki, maka Indonesia bisa melangkah lebih mantap menuju satu abad kemerdekaan, dengan bangsa yang lebih dewasa, lebih adil, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Tags: 80 Tahun RIDPP LDIIHUT RI 2025HUT RI 80Jaga PluralismePendirian Bangsa

Comments 3

  1. Akhmad Subarkah says:
    7 months ago

    Setiap saat LDII selalu ada inovasi dalam pengembangan di organisasi dan menciptakan karakter luhur dan semakin diterima di masyarakat… pendidikan yang berkelanjutan dalam pengembangan SDM.. barokallohulakum….dan selalu semangat..God bless..

    Reply
  2. Supardo says:
    7 months ago

    Semangat mengisi kemerdekaan dengan tetap menjaga Persatuan Bangsa, Dirgahayu HUT ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia

    Reply
  3. Agus Hamza Jaya says:
    7 months ago

    Menjaga akar kebersamaan diperlukan cara dan ruang yang tepat, kecerdasan memilih cara dan ruang yang tepat agar akar kebersamaan (gotong royong) tetap berfungsi adalah suatu kewajiban yang menunjang negara Indonesia tetap eksis sepanjang masa…. Merdeka!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sukirjo Amin jaelani on Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat
  • Mulyadi Safwan on Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat
  • Sudarmanto on FKUB Kota Kediri Lintas Agama Kunjungi Ponpes Wali Barokah
  • Nanang Naswito on Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat
  • Hizbullah Huda on Pengurus LDII Hadiri Open House Gubernur NTB Perkuat Silaturahim
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

March 26, 2026
ldii ntb

Pengurus LDII Hadiri Open House Gubernur NTB Perkuat Silaturahim

March 27, 2026
Akhlak Dalam Berbicara dan Bersikap, Sama Pentingnya dengan Sedekah Materi

Akhlak Dalam Berbicara dan Bersikap, Sama Pentingnya dengan Sedekah Materi

March 25, 2026
Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan Pemkab Nganjuk

Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan Pemkab Nganjuk

March 25, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

13
ldii ntb

Pengurus LDII Hadiri Open House Gubernur NTB Perkuat Silaturahim

4
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

3
LDII Jabar Hadiri Festival Dulag, Jaga Tradisi Idul Fitri

LDII Jabar Hadiri Festival Dulag, Jaga Tradisi Idul Fitri

3
walibarokah

FKUB Kota Kediri Lintas Agama Kunjungi Ponpes Wali Barokah

March 29, 2026
solat eid wali barokah

Pesan Moral Salat Idul Fitri dari Ponpes Wali Barokah: Tekunkan Ibadah dan Perkuat Ukhuwah

March 29, 2026
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

March 29, 2026
Wali Kota Kediri, Vinanda

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Syawal dengan Wali Kota Kediri

March 29, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • FKUB Kota Kediri Lintas Agama Kunjungi Ponpes Wali Barokah March 29, 2026
  • Pesan Moral Salat Idul Fitri dari Ponpes Wali Barokah: Tekunkan Ibadah dan Perkuat Ukhuwah March 29, 2026
  • Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat March 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.