Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Samudra yang Rendah

2025/10/13
in Nasehat
1
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan

Ada satu medan pertempuran yang sering luput kita sadari: pertempuran melawan keterkondisian diri. Ia bukan duel dengan manusia, bukan pula pergumulan dengan alam, melainkan pergulatan melawan batas-batas yang diam-diam kita warisi sejak pertama kali lahir dan membuka mata. Riuh kota atau senyap desa, hembusan asin pantai atau dingin menggigit puncak gunung, didikan keluarga, rayuan pergaulan, bisik nafsu—semuanya menganyam jaring halus yang menutup pandangan kita dari langit kemungkinan keterbukaan. Padahal, hanya jiwa yang berani menanggalkan jaring inilah yang dapat menatap masa depan dengan mata yang cerah dan merdeka.

Saya sendiri, misalnya, terlahir dan menghabiskan delapan belas tahun pertama hidup di pegunungan, tak pernah membayangkan betapa luasnya dunia di luar sana. Hingga suatu hari, untuk pertama kalinya saya berdiri mematung di tepi sebuah pantai di Pantai Selatan Jogja yang istimewa. Di hadapan samudra yang membentang tanpa ujung, saya terdiam. Tertegun. Terbius. Terhipnotis. Di tengah deru ombak, alun gelombang dan angin laut, saya tersadar penuh: ternyata semua air—dari hujan di lereng gunung, rimba gelap hutan, sungai-sungai yang meliuk di lembah, hingga got-got kota—akhirnya bermuara ke laut. Dan laut menampungnya tanpa pernah penuh, tanpa mengeluh, tanpa bisa memilih dan tidak pernah menolak. Ia menerima dengan tangan terbuka, berwibawa, penuh suka, sebab ia memilih berada di tempat yang paling rendah.

Dari situlah saya merasakan isyarat yang halus, cahaya pencerahan yang turun menyambut: kemuliaan sejati justru lahir dari keberanian untuk merendah. Samudra tidak menuntut pujian, tidak meminta balasan, tidak menolak peran, namun semua air akhirnya berebut berlari kepadanya. Tanpa disuruh. Seolah sudah tahu alamatnya. Bukankah ini sejalan dengan firman Allah dalam QS Al-Furqan:63:

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka itu adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati. Dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka dengan kata-kata hinaan, mereka membalasnya dengan mengucapkan ‘salam’. ”

Begitulah hidup bertutur: kemuliaan kerap lahir dari keberanian untuk merendah. Di usia kepala lima, mungkin saya tak punya kekayaan atau jabatan yang membuat orang menoleh, melirik atau berdecak kagum. Sudah sering, ketika melihat-lihat show room mobil pun, tak didekati oleh para salesnya, apalagi ditanya. Banyak yang lebih tinggi, hebat dan sukses dalam tangga duniawi. Begitu pula dalam urusan samawi, tak terhitung yang lebih istiqomah, yang lebih teguh beribadah dibanding saya. Tampang bengal, penampilan kampungan, masih bersemayam. Rasanya belum pantas menyandang kealiman. Namun, bila ukurannya adalah rasa syukur, insya Allah, Allah tahu di mana saya berada. Berdiri dengan tegak menghamba. Dan saya yakin, anugerah yang saya rasakan ini bukan karena kehebatan pribadi, melainkan karena belajar menyelami hidup dengan rendah hati, mengalir, bukan dengan alun kesombongan dan gelombang keangkuhan.

Sebagian orang menganggap rendah hati itu memang seperti keset: diinjak, diabaikan, tak sedap dipandang. Dan lain-lain yang tidak keren. Namun, anehnya, orang-orang yang tetap memilih kerendahan hati justru sering melangkah lebih jauh. Seorang sahabat pernah mengirimkan kutipan indah salah satu Pujangga India, Rabindranath Tagore yang meneguhkan hati saya: “Kita bertemu Yang Maha Tinggi, ketika kita rendah hati.” Jalaluddin Rumi menambahkan dalam Masnawi -nya: “Rendahkanlah dirimu, seperti lembah yang menampung air, maka rahmat akan mengalir kepadamu.”

Jauh sebelum kata-kata itu lahir, Rasulullah ﷺ telah mewasiatkan betapa mulianya sikap merendah.

عَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ أَخِي بَنِي مُجَاشِعٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ذَاتَ يَوْمٍ خَطِيبًا، فَقَالَ:”إِنَّ اللَّهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لَا يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ، وَلَا يَبْغِي أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ.”

Dari Iyād bin Himār radhiyallāhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ pernah berdiri di hadapan kami saat berdakwah, lalu bersabda: “Allah mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendahkan diri, agar tak seorang pun berbangga di atas yang lain, dan agar tak seorang pun berlaku zhalim pada yang lain.” (HR. Muslim)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ:«مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ»

Dari Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhu dari Rasulullah ﷺ bersabda: “Sedekah tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menulis: ” Hendaklah engkau menundukkan hati sebagaimana bumi yang diinjak semua makhluk; dari tanah yang rendah itulah tumbuh pohon yang tinggi.” Sementara filsuf Tiongkok, Lao Tzu , berkata: “Laut adalah raja dari semua sungai, karena ia menempatkan dirinya di bawah mereka.” Lantas, adakah contoh kerendahan yang lebih mulia daripada rendahnya samudra, yang karena posisinya justru menampung segala aliran kehidupan?

Bagi mereka yang telah merasakan manisnya hidup, asinnya garam kehidupan, melalui lika-laku rendah hati, tak sulit untuk bersepakat bahwa merendah itu indah. Bagi yang belum, kalimat ini mungkin terdengar asing atau menimbulkan keberatan. Bahkan ketidaksetujuan sekalian. Namun, izinkanlah saya memberi saran sederhana: pergilah sesekali ke pantai. Bukan hanya untuk healing, tetapi biarkan birunya samudra meneduhkan hati. Dengarkan debur ombak yang tak lelah mengajarkan kesabaran. Hembusan angin yang menitahkan kedermawanan. Pandanglah cakrawala yang tak berbatas, di mana kaki langit berpelukan dengan laut di ujung tak terhingga. Atau gelombang tinggi nan angkuh yang akhirnya memeluk pantai dengan damai. Semua mengingatkan bahwa ketinggian sejati sering justru lahir dari kerendahan yang tulus dan lurus. Seperti samudra yang rendah, namun menampung segalanya. Demikian juga hati yang merendah, akan ditinggikan oleh Allah Yang Maha Kuasa atas Segala-galanya.

Tags: Laut TenangSamudra

Comments 1

  1. Fauzi Achmadi says:
    11 months ago

    Masyaallah…AJKH Mas Kus…Sehat dan barokah selalu ya mas

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • H. Warsito on Meriahkan HUT RI, LDII Kota Jambi Helat Turnamen Mini Soccer
  • H. Warsito on Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan
  • H. Warsito on Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik
  • H. Warsito on Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan
  • Azizs on Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

August 28, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

August 28, 2026
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

Relawan LDII Bagikan Ribuan Air Mineral dan Buka Posko Kesehatan Saat Muktamar Ke-35 NU

5
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

4
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

3
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

3
Cinta, Cinta

Cinta, Cinta

August 31, 2026
Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

August 31, 2026
Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

August 31, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

August 31, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Cinta, Cinta August 31, 2026
  • Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan August 31, 2026
  • Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik August 31, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.