Pemalang (3/2). DPD LDII Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang di wilayah selatan Pemalang, Jawa Tengah. Aksi sosial bertajuk “LDII Peduli” tersebut, merupakan solidaritas LDII terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Bencana longsor dan banjir bandang melanda sejumlah kecamatan di Pemalang selatan, yakni Kecamatan Watukumpul, Pulosari, dan Moga, dengan salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan permukiman warga, fasilitas umum, serta memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (30/1/2026) di Kantor Kecamatan Pulosari, yang saat ini difungsikan sebagai posko darurat bencana. Bantuan diterima oleh Sekretaris Camat Pulosari, Andy Arif Setyawan, yang mewakili pemerintah kecamatan dan warga terdampak.
Ketua DPD LDII Kab.Pemalang, Agus Sarwono, menyampaikan bantuan yang disalurkan merupakan partisipasi warga LDII di Kabupaten Pemalang. Menurutnya, bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak yang diperlukan warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
“Sebagai bagian dari masyarakat Pemalang, LDII merasa terpanggil untuk turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan bermanfaat bagi para korban,” ujar Agus.
Bantuan yang disalurkan menurut Agus, meliputi paket kebutuhan pokok (sembako) untuk menunjang ketersediaan pangan para pengungsi, pakaian layak pakai bagi warga yang kehilangan harta benda, serta peralatan operasional yang dibutuhkan untuk kegiatan pembersihan dan pemulihan fasilitas umum pascabencana.
Sekretaris Camat Pulosari, Andy Arif mengapresiasi atas kepedulian dan dukungan yang diberikan LDII Pemalang. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LDII Pemalang atas kepeduliannya. Bantuan sembako, pakaian, dan peralatan operasional ini sangat dibutuhkan oleh warga, khususnya di Desa Penakir dan wilayah sekitarnya. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat berarti untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana,” katanya.
Andy juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan relawan sangat diperlukan agar penanganan bencana dapat berjalan optimal, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Agus Sarwono menyampaikan doa dan harapan agar kondisi di wilayah terdampak segera pulih. “Kami berharap masyarakat diberi ketabahan, proses pemulihan berjalan lancar, dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal dalam kondisi yang aman,” pungkasnya.

