Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Ini Dia Kiat Santri Tetap Sehat Selama di Pondok Pesantren

2023/10/23
in Nasional
3
Heris Setiawan Kusumaningrat salah satu pemateri webinar Pos Kesehatan Pesantren (Posketren) mengatakan, untuk menjaga kesehatan para santri, perlu kerja sama antara para pengurus dan santri. Foto: LINES.

Heris Setiawan Kusumaningrat salah satu pemateri webinar Pos Kesehatan Pesantren (Posketren) mengatakan, untuk menjaga kesehatan para santri, perlu kerja sama antara para pengurus dan santri. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (23/10). Pondok pesantren menjadi destinasi menimba ilmu agama yang memikat generasi muda LDII. Namun, sudah jadi pemahaman umum kesehatan merupakan tantangan besar bagi para santri.

Menurut Heris Setiawan Kusumaningrat salah satu pemateri webinar Pos Kesehatan Pesantren (Posketren), untuk menjaga kesehatan para santri, perlu kerja sama antara para pengurus dan santri. Untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS).

Hal tersebut ditekankan Heris pada acara “Diklat Kader Kesehatan Poskestren dan Peluncuran Buku Pedoman Kesehatan Poskestren” pada Minggu (22/10), “Pondok pesantren menjadi tempat berkumpul orang-orang dari berbagai wilayah yang dapat memicu berbagai penyakit. Menjaga kesehatan menjadi aspek penting yang perlu ditingkatkan oleh semua kalangan,” ujar Heris yang pernah bertugas sebagai dokter di Rumah Sakit Petrokimia, Gresik, Jawa Timur itu.

Dalam presentasinya, Heris juga menjelaskan beberapa penyakit yang sering terjadi di lingkungan pondok pesantren (Ponpes), mulai dari penyebab, tanda-tanda yang dialami, dan bagaimana cara pencegahannya, seperti pada penyakit gangguan sistem pencernaan, infkesi dan alergi, serta gangguan pada kulit dan mukosa.

“Sebagai husada pesantren harus cepat dan tanggap dalam menangani santri yang sakit. Khususnya para santri saat awal pendaftaran masuk pondok harus menuliskan riwayat penyakit yang diderita. Hal ini untuk mempermudah pengurus pondok dan tim husada pesantren dalam memberikan fasilitas dan pelayanan serta berkonsultasi dengan tim medis atau kesehatan yang terdekat,” imbuhnya.

Heris menjelaskan kembali, meningkatkan kesehatan di lingkungan pondok pesantren adalah tanggungjawab semua tanpa terkecuali. “Untuk mencegah awal penyebab penyakit yang sering terjadi, dibutuhkan tingkat kepedulian dan kesadaran yang tinggi, seperti menhindari skin to skin, tidak menggunakan handuk orang lain, mukena, baju, atau sejenisnya bergantian, mengatur pola pikir yang sehat, memotong kuku, dan masih banyak pencegahan yang lainnya,” tambahnya.

Di samping itu, Heris juga menyampaikan dalam menangani penyakit terdapat empat prinsip tata kelola penyakit yang harus dipahami, khususnya pengurus pondok, husada pesantren dan santri pondok.

“Ada empat prinsip tata kelola penyakit yang perlu sama-sama dipahami yaitu promotif bagaimana meningkatkan derajat kesehatan, preventif bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit, kuratif bagaimana mengobati dan mencegah perburukkan penyakit,” ujar Heris.

Selanjutnya, rehabilitatif tentang penyembuhan dan pemulihan kesehatan, yang kesemuanya harus berjalan secara simultan atau bersamaan. Sehingga para santri harus segera memeriksakan diri apabila merasakan gejala-gejala tersebut untuk mempermudah penanganan.

Selain itu, menurut Heris bahwa menjaga pola asupan gizi juga penting dalam menjaga kesehatan. Sebab asupan gizi dapat memberikan pengaruh terhadap tubuh seseorang, sehingga para santri tidak boleh beraktivitas dalam keadaan perut kosong.

“Di pondok itu aktivitasnya padat, jadi jangan sampai lupa makan. Salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan selain PHBS, yaitu para santri jangan sampai berkegiatan dalam keadaan perut kosong. Sebab hal tersebut dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi tubuh, maka dari itu mengelola jadwal makan harus disiplin,” tambah Heris.

Acara yang bertajuk “Jihad Santri Jayakan Negeri” ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional dan Road to Rakernas LDII 2023. Harapannya dapat membentuk kader-kader kesehatan di setiap pondok pesantren, khususnya yang bernaung di bawah LDII.

Tags: Hari Santri Nasional. LDIIKesehatan Pondok PesantrenPoskestrenSantri

Comments 3

  1. Ujang Bunyamin says:
    2 years ago

    Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Semoga bermanfaat dan barokah. Aamiin

    Reply
  2. aras says:
    2 years ago

    alahamdulilah mantaap

    Reply
  3. Pri Adhi joko Purnomo says:
    2 years ago

    Menu wajib siswa pondok, Nasi putih, sayur (kangkung dan sawi), tempe/tahu+kerupuk kadang ada ikan. Sebenarnya kandungan gizi sudah mencukupi, ada karbohidrat, vitamin dan protein.
    Alhamdulillah sampe sekarang hampir usia 50 masih diparingi sehat bagas waras.
    الحمدلله جزاكم الله خيرا

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Wartoyo Jamaah on Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene
  • Wartoyo Jamaah on Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene
  • Wartoyo Jamaah on Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene
  • Dharmajaya on Ikhlas Hina
  • Nanang Naswito on KUA Tanah Abang Dorong LDII Sinergi Dakwah yang Adaptif untuk Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

February 4, 2026
Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

February 6, 2026
Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

February 3, 2026
Dukung Program Pemerintah, PC LDII Pondok Gede Cetak Generasi Emas Melalui Tahfidzul Quran

Dukung Program Pemerintah, PC LDII Pondok Gede Cetak Generasi Emas Melalui Tahfidzul Quran

February 6, 2026
Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

5
Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

4
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

3
DPP LDII: Literasi Digital Menuntut Produksi Konten yang Berdampak Positif

DPP LDII: Literasi Digital Menuntut Produksi Konten yang Berdampak Positif

2
Kejari Pasangkayu Terima Audiensi LDII, Bahas Penguatan Pembinaan Hukum Masyarakat

Kejari Pasangkayu Terima Audiensi LDII, Bahas Penguatan Pembinaan Hukum Masyarakat

February 9, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kejari Pasangkayu Terima Audiensi LDII, Bahas Penguatan Pembinaan Hukum Masyarakat February 9, 2026
  • Ikhlas Hina February 9, 2026
  • Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan February 9, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.