Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Sisi “Remang-Remang” KUHP Baru Terkait Judi Online

2025/11/21
in Artikel
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh A Fajar Yulianto

Judi online (Judol) telah menjadi masalah serius. Bahkan ia telah menjadi industri raksasa yang menjanjikan keuntungan cepat bagi pemain modal besar. Perpanduan perputaran uang yang besar nan cepat dan kemudahan teknologi membantu judol menjadi bisnis berjejaring internasional yang melibatkan banyak pihak.

Penetrasi dan persebaran judol yang masif di kalangan akar rumput, mengubah masyarakat menjadi pecandu judi. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHAP) baru (UU No.1 Tahun 2023) tidak mampu memberikan perlindungan dan rasa adil bagi para pecandu judol sebagaimana pemakai narkoba. Para pecandu narkoba dalam KUHAP tersebut, diposisikan sebagai korban yang membutuhkan rehabilitasi, pembinaan, dan bimbingan psikologis.

Pengabaian pecandu judol sebagai korban dapat ditilik pada Pasal 426 dan 427 KUHP baru, yang mengatur tentang tindak pidana perjudian:
Pada pasal 426:

(1) Dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun atau pidana denda paling banyak kategori VI, Setiap Orang yang tanpa izin:

a. menawarkan atau memberi kesempatan untuk main judi dan menjadikan sebagai mata pencaharian atau turut serta dalam perusahaan perjudian;

b. menawarkan atau memberi kesempatan kepada umum untuk main judi atau turut serta dalam perusahaan perjudian, terlepas dari ada tidaknya suatu syarat atau tata cara yang harus dipenuhi untuk menggunakan kesempatan tersebut;

c. atau menjadikan turut serta pada permainan judi sebagai mata pencaharian.

(2) Jika Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dalam menjalankan profesi, dapat dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 huruf f.

Sedangkan pasal 427 berbunyi: Setiap Orang yang menggunakan kesempatan main judi yang diadakan tanpa izin, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III (Rp50 juta).

Mencermati klausul pada pasal 426 dan 427 tersebut, terdapat sisi yang remang-remang; pertama kurang jelasnya mendefinisikan judi online sehingga multitafsir dan interprestasi yang berbeda, seiring perkembangan teknologi berakibat judol semakin liar dan berkembang. Apalagi terdapat potensi kuat judol dikemas dengan format game online.

Kedua pasal perjudian ini baik 426 dan 427 sama-sama mengandung frasa “..tanpa izin…”, hal ini juga dapat bermakna judol diperbolehkan ketika mendapatkan izin. Padahal semua perbuatan perjudian adalah larangan, berdasar norma di tengah masyarakat apalagi dihadapkan kepada norma agama.

Dan ketiga ketentuan perbuatan perjudian yang tertuang dalam KUHP baru, pada sisi penegakan hukum sama sekali belum ada upaya pendekatan secara humanis, bahkan sama sekali tidak memberi ruang untuk pembinaan mental. Tiadanya penanganan dengan rehabilitasi layaknya korban penyalahgunaan narkoba, mengakibatkan tidak terlihat adanya harmonisasi/ koordinasi antaraparat penegak hukum dan lembaga terkait, dalam penanggulangan, penanganan penyembuhan bagi para pecandu judol ini.

Judi online harus dipahami sebagai fenomena yang hidup di tengah masyarakat dengan berbagai motif. Bisa dari keinginan mendapatkan uang dan kaya secara cepat dan sederhana, kemungkinan keterbatasan ekonomi, dan tidak memiliki kompetensi kerja, sehingga memilih opsi mengais uang secara instan dan keinginan hasil besar. Juga bisa jadi berawal dari iseng dan akhirnya menjadi sebuah kebiasaan yang berakibat kecanduan.

Kecanduan judi online merupakan kondisi mental karena ketergantungan, akibat rasa penasaran hingga depresi, ataupun keinginan untuk mengejar harapan. Judol juga dipicu penyakit kejiwaan, yang mengakibatkan munculnya rasa tidak pernah tenang. Beragam gangguan psikologis itulah yang membuat judol layak ditempatkan ke dalam konteks ‘penyakit masyarakat’.

Sehingga Judi Online perlu penanganan serius, untuk memulihkan keadaan pelaku agar bisa hidup kembali produktif dan sehat kembali. Solusi kriminalisasi bagi para pelaku judi online, yang berakhir pidana penjara atau denda bukanlah sebuah opsi terbaik menghentikan kecanduan perilaku tersebut.

Pelaku perlu penyembuhan dan pemulihan keadaan yang berbasis rehabilitasi dan pembinaan mental, serta upaya pemenuhan kehidupan yang layak. Latar belakang itulah yang mengharuskan pelaku judol direhabilitasi, ketimbang harus berakhir di balik jeruji besi ataupun denda sekalipun.

Penanganan penyembuhan pelaku pecandu judol berbasis rehabilitasi, sejatinya selaras dengan roh semangat KUHP baru yang menekankan aspek korektif, restoratif dan rehabilitatif, yang menempatkan KUHP bukan sebagai alat penghukuman atau kitab balas dendam.

Di sini semua pihak harus terlibat khususnya pemerintah, untuk andil memfasilitasi sarana prasarana dalam rangka menyehatkan dan memulihkan mental pecandu judol. Serta tercukupinya kebutuhan masyarakat tersebut, sehingga bisa meninggalkan judol, mampu produktif kembali dan berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.

**) A. Fajar Yulianto, S.H., M.H.,CTL., adalah anggota Departemen Hukum dan HAM DPP LDII, sekaligus advokat pada Kantor Hukum Fajar Trilaksana & Rekan, juga Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Fajar Trilaksana.*

Tags: Judi OnlineKUHP Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudibyo on Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan
  • Otnay Abd faiz on Singgih Tri Sulistiyono: Sejarah Hidup dan Budaya Maritim Harus Jadi Fondasi Identitas Bangsa
  • Sudarmanto Totok on Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan
  • Otnay Abd faiz on LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113
  • Angka DH on Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

January 19, 2026
Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

January 21, 2026
Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

3
Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

3
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

2
KUA Kunjungi LDII Pusakanagara Edukasi Nikah Siri dan KUHP Baru

KUA Kunjungi LDII Pusakanagara Edukasi Nikah Siri dan KUHP Baru

January 26, 2026
Road to Musda VI, LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan Wakil Bupati

Road to Musda VI, LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan Wakil Bupati

January 26, 2026
Upaya LDII Bogor Sehatkan Para Lansia

Upaya LDII Bogor Sehatkan Para Lansia

January 26, 2026
LDII Rawalumbu Perkuat Silaturahim dengan Forkopimcam dan Tokoh Agama

LDII Rawalumbu Perkuat Silaturahim dengan Forkopimcam dan Tokoh Agama

January 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • KUA Kunjungi LDII Pusakanagara Edukasi Nikah Siri dan KUHP Baru January 26, 2026
  • Road to Musda VI, LDII Tulang Bawang Silaturahim dengan Wakil Bupati January 26, 2026
  • Upaya LDII Bogor Sehatkan Para Lansia January 26, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.