Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

LDII DIY Dukung Konsep “Open Museum” Agar Kampung Iklim Jadi Ruang Edukasi Budaya

2025/01/24
in Lintas Daerah
0
DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendukung konsep "open museum" atau museum terbuka. Foto: LINES.

DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendukung konsep "open museum" atau museum terbuka. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Yogyakarta (24/1). DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendukung konsep “open museum” atau museum terbuka yang diusung Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Konsep ini dianggap mampu memperkaya kehidupan masyarakat sekaligus melestarikan budaya secara berkelanjutan.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua LDII DIY, Atus Syahbudin, yang juga inisiator Living Museum ProKlim Sangurejo, Sleman, (DIY), “Konsep ini tidak hanya membawa manfaat edukasi, tetapi juga mampu menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan dan budaya,” kata Atus pada Minggu (19/1).

Atus menambahkan, kampung iklim dapat menjadi salah satu implementasi nyata dari “open museum”. Di Sangurejo, kampung ini berhasil mengintegrasikan berbagai program edukasi lingkungan, seperti pemanfaatan air hujan, pengelolaan sampah, hingga pembuatan produk ramah lingkungan dengan konsep yang menarik dan interaktif. “Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dan budaya dapat dilakukan secara menyenangkan,” tambahnya.

Selain itu, LDII DIY juga memiliki rencana strategis untuk mengembangkan konsep serupa di wilayah lainnya, termasuk Kedung Pedhut di Kulon Progo, Desa Kranggan di Bantul, Desa Plosokerep di Gunungkidul, dan Umbulharjo di Kota Yogyakarta. Menurut Atus, setiap wilayah memiliki potensi unik yang bisa diangkat sebagai daya tarik budaya dan lingkungan.

“Kami sudah berdiskusi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan mewujudkan kampung iklim yang juga berfungsi sebagai ruang belajar budaya,” ujarnya.

Sangurejo sendiri telah menerima penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan yang berorientasi edukasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. “Kami berharap lebih banyak daerah dapat mencontoh Sangurejo sebagai model kampung iklim berbasis budaya,” ujar Atus.

Konsep “open museum” yang didukung LDII memiliki keunggulan berupa aksesibilitas yang lebih mudah bagi masyarakat karena berada di tengah kehidupan sehari-hari. Selain itu, konsep ini memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan kegiatan edukatif, membuat pengalaman belajar lebih berkesan.

“Materi yang disajikan dalam museum terbuka sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sekitar, menjadikannya lebih mudah dipahami dan diaplikasikan,” ungkap Atus. Ia juga menekankan bahwa museum terbuka dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat melalui pengembangan wisata edukasi.

LDII DIY percaya bahwa pelestarian budaya dan lingkungan memerlukan pendekatan kreatif dan inovatif. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, konsep ini diharapkan mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan. “Semangat gotong royong dan sinergi antara semua pihak adalah kunci utama keberhasilan,” pungkas Atus.

Tags: LDII DIYOpen Museum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat

LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat

February 15, 2026
Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan

Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan

February 15, 2026
Bupati Purworejo Minta LDII Perkuat Dakwah dan Ketahanan Moral di Era Digital

Bupati Purworejo Minta LDII Perkuat Dakwah dan Ketahanan Moral di Era Digital

February 15, 2026
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

February 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat February 15, 2026
  • Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan February 15, 2026
  • Bupati Purworejo Minta LDII Perkuat Dakwah dan Ketahanan Moral di Era Digital February 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.