Lamasi (15/7). PC LDII Lamasi menghelat Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-8 di Lapangan Sepak Bola Wiwitan, Lamasi, Luwu, Sulawesi Selatan. Permata CAI yang digelar pada 11-13 Juli 2025 itu dibuka Camat Lamasi, Suwarso.
“Permata CAI ini menjadi kegiatan yang luar biasa untuk LDII khususnya terhadap generasi muda. Acaranya sangat meriah dan ramai, bahkan pesertanya sangat antusias dalam menerima pembekalan materi yang disampaikan, seperti materi wawasan kebangsaan,” ujar Suwarso.
Ia juga mengapresiasi program-program LDII dalam membentuk karakter generasi muda sebagai bekal bela negara. “Kegiatan-kegiatan generasi muda LDII sangat aktif, luar bisa upaya yang dilakukan oleh pengurus LDII Kecamatan Lamasi. Mudah-mudahan generasi Lamasi bisa menjadi penerus daripada perjuangan bangsa kita,” harap Suwarso.
Pada kesempatan itu turut hadir Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Luwu Ahyar Kasim. Senada dengan Suwarso, Ahyar menilai Permata CAI ini termasuk salah satu cita-cita pemerintah kabupaten dalam mendidik generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami persiapkan karakter anak-anak. Bahkan, pembekalan yang dilakukan LDII secara aktif ini merupakan pembinaan terhadap generasi muda yang sangat kontinyu,” ungkap Ahyar.
Sementara itu, Ketua Panitia Thoher Abadi berharap Permata CAI Lamasi ke-8 yang telah disiapkan sejak bulan Februari 2025 silam ini dapat memberikan manfaat, khususnya terhadap generasi muda LDII Lamasi.
“Generasi muda LDII dimana saja berada diharapkan bisa bermanfaat untuk semua kalangan, utamanya untuk bangsa dan negara. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi bekal meningkatkan karakter generasi muda salah satunya memiliki jiwa bela negara yang tinggi,” harap Thoher.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Luwu Nadia, Kapolsek Lamasi Iptu Darni Konta, Serka Ahmad Lamo mewakili Danramil 1403-07 Walenrang Lamasi, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam, seperti NU yang diwakili Rudianto, dari Muhammadiyah diwakili Tumijo, serta pengurus Kantor Urusan Agama (KUA) Asir Arfah. (DN/Lines Luwu).