Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

Kualitas Pakan Ternak Jadi Kunci Suksesnya Swasembada Daging dan Susu

2025/08/02
in Lintas Daerah
0
Ilustrasi Foto Sapi.

Ilustrasi Foto Sapi.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (2/8). Presiden Prabowo Subianto menegaskan, swasembada pangan, termasuk daging dan susu merupakan program prioritas utama dalam pemerintahannya. Menurut Dosen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), yang juga Ketua DPD LDII Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Anton Kuswoyo, menjelaskan swasembada daging dan susu merupakan visi yang sangat strategis, namun kesuksesannya membutuhkan kerjasama banyak pihak.

”Kesuksesan swasembada daging dan susu sangat bergantung pada kemampuan kita menyelesaikan berbagai tantangan seperti pemenuhan pakan ternak yang berkualitas, peningkatan produktivitas ternak, akses pembiayaan, dan keberlanjutan peternakan rakyat. Dengan perencanaan yang terintegrasi dan dukungan teknologi, target ini bisa realistis,” ungkapnya.

Anton yang sedang menyelesaikan pendidikan S3 Ilmu Nutrisi dan Pakan Fakultas Peternakan di Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut menjelaskan, kualitas pakan ternak menjadi salah satu faktor kunci karena dapat mempengaruhi kualitas ternak itu sendiri. Menurutnya sekitar 60–70 persen dari total biaya produksi ternak berasal dari pakan.

”Ketersediaan pakan berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan, terutama hijauan dan konsentrat lokal dapat memperbesar kesuksesan swasembada ini. Tapi sayangnya, saat ini ketersediaan pakan ternak di Indonesia masih belum merata, terutama pada musim kemarau,” jelas Anton.

Ia menceritakan, peternak kecil seringkali mengalami kekurangan hijauan, sedangkan peternak besar menghadapi tantangan biaya konsentrat yang mahal. Ia menjelaskan untuk mengatasi tantangan tersebut perlu ada upaya budidaya hijauan sebagai pakan ternak yang memiliki nutrisi tinggi. Indigofera zollingeriana, dapat menjadi solusi karena memiliki kandungan protein 27-32 persen. Hijauan jenis ini juga terbukti meningkatkan produksi susu dan daging baik hewan ternak kambing maupun sapi.

“Selain itu, tantangan besar lainnya adalah keterbatasan lahan untuk budidaya pakan hijauan, ketergantungan pada pakan jadi atau konsentrat impor, kurangnya akses terhadap teknologi pengawetan pakan/silase, hay, dan fluktuasi harga pakan. Serta kurangnya pengetahuan manajemen nutrisi ternak,” terangnya.

Ia menjelaskan perlunya inovasi berbasis hijauan bernutrisi tinggi seperti sorgum dan indogofera untuk meningkatkan kualitas pakan ternak. ”Sorgum memiliki sumber energi tinggi dan indogofera yang menjadi sumber protein tinggi,” ujarnya.

Anton yang juga menjadi peneliti budidaya sorgum dan indigofera di lahan pasca tambang batubara tersebut menilai keduanya sangat cocok dikembangkan di Indonesia karena bisa dibudidayakan di lahan tandus dan lahan bekas tambang.

Ketua DPD LDII Tanah Laut Anton Kuswoyo. Foto: LINES.

”Upaya pengurangan ketergantungan terhadap pakan konsentrat dapat dilakukan dengan pemanfatan konsentrat lokal seperti bungkil kelapa sawit yang banyak terdapat di Kalimantan dan Sumatera. Penambahan probiotik dan enzim pada pakan juga perlu dilakukan untuk meningkatkan kecernaan pakan,” terangnya.

Ia menerangkan pemilihan pakan ternak harus mengandung energi tinggi dan protein tinggi, serta serat dan mineral yang cukup, maka hewan pun akan tumbuh dengan sempurna. Hasilnya produksi daging dan susu pun optimal. Ia menegaskan, secara umum pakan berpengaruh pada laju pertumbuhan, produksi dan kualitas susu, dan kualitas karkas.

”Peternak yang mengolah pakannya sendiri cenderung memiliki margin keuntungan lebih tinggi dibanding yang bergantung pada pakan komersial. Manajemen pakan yang baik, termasuk penggunaan bahan lokal, strategi pemberian pakan atau feeding strategy dan pengurangan limbah, dapat menurunkan biaya produksi hingga 20–30 persen,” ujarnya.

Anton menjelaskan, pemerintah perlu mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menyukseskan program ini. Diantaranya perlu adanya subsidi pakan hijauan dan bahan baku lokal, pengembangan sentra hijauan pakan ternak (HPT) serta pemberdayaan koperasi pakan skala desa. Selain itu pendampingan teknis oleh penyuluh peternakan dan nutrisionis, dan infrastruktur penyimpanan serta distribusi pakan nasional juga diperlukan.

“Saya berharap industri pakan nasional semakin berbasis sumber daya lokal dan teknologi, dengan orientasi keberlanjutan. Peternakan rakyat harus menjadi sentral produksi, dengan dukungan riset dan akses terhadap pasar, modal, dan input produksi,” jelasnya.

Anton juga menyarankan untuk terus melakukan riset dan inovasi terutama dalam pemanfaatan pakan lokal dan rekayasa genetik ternak.  Ada sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dapat membuat Indonesia menjadi pusat inovasi pakan tropis dan peternakan berkelanjutan di Asia Tenggara. (Nabil)

Tags: LDII Tanah LautSwasembada PanganTernak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat

LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat

February 15, 2026
Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan

Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan

February 15, 2026
Bupati Purworejo Minta LDII Perkuat Dakwah dan Ketahanan Moral di Era Digital

Bupati Purworejo Minta LDII Perkuat Dakwah dan Ketahanan Moral di Era Digital

February 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Penentuan Awal Bulan Hijriyah February 16, 2026
  • LDII Kota Bogor Audiensi dengan Kapolres, Perkuat Sinergi Pembinaan Masyarakat February 15, 2026
  • Relawan LDII Karanganyar Audiensi dengan BPBD Bahas Kesiapan Kebencanaan February 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.