Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Kemitraan UMKM Perlu Konsolidasi

2015/04/10
in Organisasi
0
umkm warga ldii
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Jenis usaha ini terbukti imun, ketika krisis ekonomi menghantam Indonesia pada 1997 hingga 1998. Dalam menghadapi pasar bebas ASEAN, UMKM kembali diuji. Untuk itu perlu kemitraan, baik dengan pemerintah, BUMN, maupun perbankan nasioal.

Demikian Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo menyampaikan gagasan awal mengenai UMKM di hadapan Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir pada audiensi di Kementerian Luar Negeri, Rabu (1/4) lalu. Mewakili LDII, Prasetyo juga menyampaikan rencana lokakarya UMKM ASEAN yang nantinya mendatangkan pembicara ahli di bidang ekonomi ASEAN dan kiat menangani UMKM.

Untuk mendukung terwujudnya acara tersebut, LDII menggandeng beberapa instansi pemerintah termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian UMKM. Prasetyo berpendapat, LDII merasa perlu meminta saran dan masukan sebagai tambahan pengetahuan terutama terkait UMKM ASEAN. “Bentuk kemitraan seperti apa yang sesuai di UMKM dan bagaimana menangani cross cultural? Sebab, UMKM ini menjadi titik fokus dan perlu pendampingan serta pembagian sektor-sektor,” ujar Prasetyo. LDII berharap, adanya sinergitas dengan instansi-instansi terkait sehingga data yang dibutuhkan tentang UMKM dapat terkumpul. Termasuk melihat di sektor apa sajakah UMKM Indonesia.

A.M. Fachir menanggapi masukan tersebut, dengan mengatakan pentingnya konsolidasi lebih dalam antar pelaku UMKM. Menurutnya, konsolidasi ini menjadi prioritas, sehingga nantinya memudahkan menjalin kemitraan. Kemitraan dinilai belum siap jika belum berkonsolidasi secara internal.

Fachir mengungkapkan kekhawatirannya, jika kemitraan dibangun saat ini, justru akan membuat Indonesia menjadi subbagian produsen utama. Padahal Indonesia memiliki peluang besar sebagai penyuplai. Contoh permasalahan, Vietnam yang memanfaatkan lahan Indonesia dengan menggali bahan baku kemudian dijual ke luar negeri. Lalu permasalahan banyaknya keuntungan yang diambil pihak lain dari impor beras.

“Yang pertama harus memahami kapasitas Indonesia dalam bermitra. Bagaimana Indonesia menjalin kemitraan dan ada baiknya bermitra di kalangan kita sendiri, sehingga memunculkan potensi dalam negeri,” ujar Fachir. Dia meyakini meningkatnya kapasitas dan dapat berdaya saing di negeri sendiri. Hal itulah yang mendorong Fachir menekankan pentingnya konsolidasi. Fachir menjelaskan, yang dimaksud konsolidasi agar tahu persoalan masing-masing pihak sehingga mudah memetakan masalah.

umkm ldii indonesia

Terlebih lagi, UMKM dituntut melakukan restrukturisasi dan reorganisasi dengan tujuan memenuhi permintaan konsumen yang makin spesifik, cepat berubah, berkualitas tinggi dengan harga murah. Harapannya, UMKM berkembang positif memberikan kontribusi dalam menanggulangi permasalahan.

Kesimpulannya, bukan berarti kemitraan dalam UMKM tidak penting. Dilansir infoukm.wordpress.com, kemitraan penting bagi UMKM sebab menjadi jalur pengembangan bagi UMKM itu sendiri, dimana umumnya mengalami kesulitan tanpa adanya partisipasi dengan perusahaan yang lebih besar.

Ditinjau dari tiga sudut pandang, secara ekonomi, kemitraan ini menuntut efisiensi, produktivitas, peningkatan kualitas produk, penekanan biaya produksi, pencegahan fluktuasi suplai, penekanan biaya penelitian dan pengembangan, serta peningkatan daya saing. Dari segi moral, kemitraan menunjukkan adanya upaya kesetaraan dan kebersamaan. Sedangkan dari segi sosial politik, kemitraan mencegah kesenjangan sosial dan gejolak politik.

Hal tersebut dapat dicapai, selama kemitraan yang dilakukan berdasarkan prinsip saling memperkuat, memerlukan dan menguntungkan atau disebut juga etika berbisnis. (Noni/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.