Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ibu Aktor Penting dalam Pembiasaan Karakter Luhur

2025/12/31
in Opini
2
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Thonang Effendi*

Fondasi karakter luhur dibangun dari kebiasaan yang anak lihat, rasakan, dan tiru di rumah, terutama keteladanan yang dipraktikkan oleh ibu. Pengasuhan sehari-hari dengan kesabaran, penerimaan, arahan, latihan, motivasi, dan kepercayaan yang dilakukan secara konsisten, pelan namun pasti membangun fondasi karakter luhur dalam diri masing-masing anak.

Membayangkan sosok ibu, terpampang jelas dalam ingatan, klebatan-klebatan peristiwa di masa kecil saat diasuh oleh ibu. Juga peristiwa sehari-hari di rumah, bagaimana seorang istri—ibu dari anak-anak —mengasuh dan menjaga para buah hatinya.

Para wanita umumnya memang bukan ibu yang sempurna, melainkan seorang ibu biasa yang memiliki kekurangan, kadang bersikap dan berkata yang belum sepenuhnya sesuai dengan *parenting skills*. Lebih dari itu, keberadaan anak-anak justru membuat seorang ibu terus belajar untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Momen Hari Ibu, 22 Desember tahun ini, menjadi momentum bagi seorang istri—ibu dari anak-anak —untuk merefleksikan diri, “Sudahkah mampu menjadi seorang ibu yang baik?” Sebuah pertanyaan sederhana yang membutuhkan waktu tidak sebentar untuk menjawabnya. Pertanyaan serupa juga sempat diajukan oleh seorang suami kepada sang istri, “Apa yang membuat Mama bahagia melihat anak-anak bertumbuh?”

Diam sejenak, keheningan pun menyeruak. Dengan tegas namun lembut, istri pun menjawab, “Ada kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan materi, yaitu saat Mama melihat anak-anak tumbuh sehat, cerdas, kreatif, dan baik hati. Kebahagiaan terbesar bagi Mama bukanlah saat melihat anak-anak berdiri di puncak prestasi duniawi, melainkan saat melihat mereka tumbuh menjadi pribadi yang shalih–shalihah dan mempraktikkan 29 karakter luhur.”

Istri pun melanjutkan, “Dunia mungkin melihat kesuksesan dari angka dan gelar, orang lain mungkin menilai kesuksesan dari peringkat dan pencapaian.” Ia kembali diam sejenak, lalu melanjutkan, “Bagi Mama, kesuksesan adalah ketika melihat anak-anak tetap menjaga ibadah di tengah hiruk-pikuk dunia, mendengar kata-kata anak-anak yang selalu bersyukur dan menyejukkan hati, melihat mereka saling rukun dan mendukung satu sama lain, serta melihat cara berteman mereka yang ramah dan gemar membantu sesama.”

Dari sepenggal dialog sederhana di ruang keluarga tersebut, kita dapat menyaksikan betapa penting peran ibu dalam meletakkan fondasi karakter luhur bagi anak-anaknya. Seorang ibu juga menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Anak-anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, ada satu hal yang mampu membingkai kelebihan dan kekurangan itu menjadi keunggulan pribadi, yaitu memiliki hati yang baik dan menerapkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan saat ini yang menuntut kecepatan, pencapaian, dan validasi, tidak jarang sebagian generasi muda mengabaikan karakter luhur demi memenuhi tuntutan zaman. Di sinilah pentingnya 29 karakter luhur yang dikembangkan oleh LDII untuk dimiliki oleh generasi penerus, pewaris, dan pengisi kemerdekaan NKRI, guna mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Seorang tokoh dunia pernah berkata, “Bila seseorang kehilangan karakter, maka dia kehilangan segalanya.” Pernyataan ini masih sangat relevan di percaturan global saat ini, ketika kepercayaan (*trust*) menjadi landasan utama dalam berbisnis dan bermuamalah.

Pribadi berkarakter yang senantiasa mempraktikkan 29 karakter luhur tidak terbentuk dalam hitungan hari, melainkan terus bertumbuh seiring bertambahnya usia dan kedewasaan. Dengan prinsip nggayuh marang kasampurnan—selalu berusaha menuju kesempurnaan—dari generasi ke generasi saling menjaga, mengondisikan, dan membangun fondasi agar 29 karakter luhur terus lestari, tumbuh, dan *mbalung sumsum* menjadi karakter asli (indigenous) dari setiap generasi penerus.

Dalam konteks ini, anak-anak membutuhkan peran seorang ibu yang menjaga konsistensi pembiasaan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari persiapan tidur, bangun tidur, berkegiatan, hingga kembali beristirahat. Dengan penuh kesadaran dan harapan besar terhadap masa depan anak-anaknya, seorang ibu mencurahkan segala perhatian, daya upaya, dan karyanya untuk menjadi figur serta contoh nyata dalam mempraktikkan 29 karakter luhur.

Seorang anak perempuan kelak akan menjadi ibu. Seorang anak laki-laki kelak akan menjadi ayah yang membantu dan membersamai istri—ibu dari anak-anaknya. Anak-anak hari ini, pada masanya, akan meletakkan fondasi 29 karakter luhur kepada generasi berikutnya, sebagaimana yang telah dilakukan oleh ibu mereka.

Pada akhirnya, sejenak kita renungkan refleksi sederhana di ruang keluarga. Sudahkah kita siap menjadi ibu teladan bagi anak-anak? Sudahkah kita siap menjadi suami teladan yang membantu dan membersamai istri—ibu dari anak-anak kita?

*) Thonang Effendi adalah Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII

Tags: ibuKarakter Luhur

Comments 2

  1. Gathot Wardoyo says:
    7 months ago

    Semoga para ibu , dan calon ibu membaca tulisan ini , kemudian mempraktikannya sehingga Generus2 handal akan menghiasi peradaban dunia dimass mendatang.

    Reply
  2. Vikki yulianti says:
    7 months ago

    Semoga kita semua bisa menjadi mama yang baik untuk anak2 dan bisa menjadi contoh yang baik untuk anak2

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi
  • Catur Wati on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Catur Wati on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Dharmajaya on Bangga Sujud
  • Nanang Naswito on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

July 26, 2026
DPP LDII: Hari Bakti Adhyaksa untuk Ciptakan Kesetaraan Penegakan Hukum

DPP LDII: Hari Bakti Adhyaksa untuk Ciptakan Kesetaraan Penegakan Hukum

July 23, 2026
LDII Gunungkidul Perkuat Kolaborasi dengan DLH

LDII Gunungkidul Perkuat Kolaborasi dengan DLH

July 22, 2026
LDII Talang Kelapa Gotong Royong Buka Lahan Lokasi Pembangunan KUA

LDII Talang Kelapa Gotong Royong Buka Lahan Lokasi Pembangunan KUA

July 24, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

10
Bangga Sujud

Bangga Sujud

2
LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

2
LDII Talang Kelapa Gotong Royong Buka Lahan Lokasi Pembangunan KUA

LDII Talang Kelapa Gotong Royong Buka Lahan Lokasi Pembangunan KUA

2
Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

July 28, 2026
Penguatan Ukhuwah Islamiyah, MUI Jaksel Apresiasi Kunjungan LDII

Penguatan Ukhuwah Islamiyah, MUI Jaksel Apresiasi Kunjungan LDII

July 28, 2026
LDII Jakarta Selatan Kunjungi Wali Kota, Bahas Penguatan Sinergi Program Kerja

LDII Jakarta Selatan Kunjungi Wali Kota, Bahas Penguatan Sinergi Program Kerja

July 28, 2026
Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

July 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang July 28, 2026
  • Penguatan Ukhuwah Islamiyah, MUI Jaksel Apresiasi Kunjungan LDII July 28, 2026
  • LDII Jakarta Selatan Kunjungi Wali Kota, Bahas Penguatan Sinergi Program Kerja July 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.