Manokwari (1/1). Untuk meningkatkan keimanan, akhlak mulia, serta kemandirian generasi muda LDII di Manokwari, DPD LDII Kabupaten Manokwari gelar temu akrab pemuda usia mandiri. Acara dipusatkan di Masjid Al-Mubarok Fanindi, Manokwari, Papua Barat, pada 27-28 Desember 2025.
Kegiatan pada hari pertama diisi dengan nasihat agama oleh Dewan Penasihat LDII Manokwari, Ngatno. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pemuda untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan ilmu agama, “Kami berharap, melalui kegiatan ini, para pemuda LDII dapat semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada sesi pengajian, Ust. Ubaidillah Imadul Ahkam menyampaikan Quran Surat Al Ahzab 70-71 tentang pentingnya menjaga iman dan akhlak di era globalisasi. “Pemuda adalah harapan bangsa. Dengan iman dan akhlak yang kuat, mereka akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan menjadi pemimpin masa depan yang amanah,” tuturnya.
Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan outbond untuk membangun keakraban dan pelatihan kemandirian meracik kopi kekinian. Acara berlangsung di Pantai Batu Papan, Amban, Manokwari.
Pemandu pelatihan meracik kopi, Luluk S. Wulandari mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada para pemuda agar lebih mandiri secara ekonomi. “Kopi saat ini menjadi tren di kalangan anak muda, dengan keterampilan meracik kopi, mereka bisa membuka usaha sendiri atau bekerja di kedai kopi,” jelasnya.
Sementara sesi outbond bermaterikan menara sedotan, tebak kata – huruf, bola jaring, tebak vokal dan maze gotong-royong. Para peserta antusias dan semangat mengikuti setiap sesi acara.
Menutup kegiatan, Kuatman berharap agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua untuk menjadi generasi yang mandiri, rukun, dan kompak dalam menjaga persatuan bangsa,” pungkasnya.










