Lampung (9/1). Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, menghadiri “Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI”. Acara itu diselenggarakan di lapangan Korpri, Pemkab Lampung Selatan, pada Sabtu (3/1).
Wakil Bupati Lampung Selatan, M Syaiful Anwar mengungkapkan, pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat moderasi beragama sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. “Kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, tetapi energi kebangsaan yang menyatukan perbedaan menjadi kekuatan untuk memajukan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, Kementerian Agama Republik Indonesia harus terus menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat, “Sekaligus menjaga peran strategisnya sebagai perekat kebhinnekaan dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” pungkas Syaiful.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, mengapresiasi komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kerukunan dan kolaborasi lintas umat beragama. Menurutnya, kerukunan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus modal untuk mendorong kemajuan daerah dan nasional.
“LDII Lampung Selatan sepakat bahwa kerukunan tidak cukup dimaknai sebagai tidak adanya konflik, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama nyata lintas umat beragama. Untuk membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban,” ungkapnya.
Sugiono menegaskan, LDII siap bersinergi dengan Kementerian Agama serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni sosial. Momentum peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama dinilainya sebagai pengingat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan memperkuat peran semua pihak sebagai perekat kebhinnekaan.
“LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui dakwah yang menyejukkan, penguatan wawasan kebangsaan, serta program pembinaan umat yang mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat Lampung Selatan yang rukun, damai, dan harmonis,” tegas Sugiono.









