Dharmasraya (13/1). DPD LDII Kabupaten Dharmasraya menghadiri undangan acara zikir dan doa bersama untuk negeri. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya pada Minggu (4/11) tersebut, dihelat di Masjid Agung Dharmasraya.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 serta Hari Ulang Tahun Kabupaten Dharmasraya ke-22. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, menyampaikan kegiatan ini sudah dinanti oleh masyarakat, “Terlebih dalam suasana duka pascabencana yang terjadi di Sumatra, saya berharap ke depan para tokoh agama dan masyarakat semakin mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan budaya,” ujar Leli Arni.
Ia berharap melalui tausiah dan doa yang dipanjatkan bersama, semoga menjadikan Dharmasraya menjadi lebih baik, “Kami juga mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatra Barat maupun di seluruh negeri agar diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga musibah tersebut tidak terulang kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya, Masdan, menjelaskan rangkaian Hari Amal Bakti diisi dengan berbagai kegiatan bakti sosial. “Pada hari ini kita melaksanakan zikir dan doa bersama untuk negeri. Pertama, kita berdoa agar para pemimpin dan masyarakat Dharmasraya, serta Provinsi Sumatera Barat secara umum, senantiasa terhindar dari berbagai macam bencana,” kata Masdan.
Berikutnya, kedua kita berdoa untuk masyarakat yang masih berada di pengungsian agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan kemudahan, “Ketiga, bagi saudara-saudara kita yang terdampak langsung dan menjadi korban, semoga dinilai sebagai syuhada di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya, serta diampuni segala dosa dan kesalahannya,” ungkapnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Dharmasraya, Wahid Abrori, berharap semoga Allah memberikan perlindungan dan ketabahan bagi para korban musibah yang terjadi baru-baru ini. “Melalui doa yang kita panjatkan ini, semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Wahid.

Ia mendoakan bagi korban yang telah dipanggil Allah, semoga ditempatkan di tempat yang mulia, dan bagi yang selamat semoga diberikan pertolongan dan kekuatan untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik.
Wahid juga berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk membantu para korban bencana. Ia menambahkan bahwa LDII Dharmasraya telah turut mengajak warganya dan menyalurkan donasi serta logistik pascatragedi musibah di Sumatera Barat. Hal ini, menurutnya, merupakan bentuk amal saleh sosial yang perlu dilakukan umat Islam saat melihat saudaranya tertimpa musibah.
“Orang iman itu seperti sebuah bangunan. Ketika saudaranya senang, ia pun turut senang; ketika saudaranya tertimpa musibah, ia pun turut merasakan kesusahannya,” ujar Wahid menjelaskan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Acara itu juga dihadiri para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, serta seluruh majelis taklim yang ada di Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan zikir dan doa bersama ini berlangsung dengan khidmat dan khusyuk.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Dharmasraya,” pungkasnya.










