Kudus (18/1). DPD LDII Kabupaten Kudus mengisi masa liburan sekolah dengan menggelar Asrama Liburan Sekolah bagi pelajar tingkat SMP dan SMA. Kegiatan ini diikuti 234 peserta dan berlangsung pada 26–28 Desember 2025, di Kompleks Pondok Pesantren Baitul Qudus, Kudus, Jawa Tengah.
Program tersebut dirancang sebagai ruang pembinaan bagi pelajar agar liburan dimanfaatkan secara terarah. Ketua DPD LDII Kudus, Muhammad As’ad, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari peran LDII dalam mendampingi generasi muda.
Menurut dia, masa libur sekolah sering kali menjadi waktu rawan bagi pelajar jika tidak diisi dengan aktivitas yang terkontrol. “Kami ingin anak-anak tetap berada dalam lingkungan yang mendidik, terarah, dan membangun kebiasaan baik,” ujarnya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan materi keagamaan, pembinaan akhlak, kedisiplinan, serta penguatan karakter. Materi disampaikan oleh pembina dan pengurus LDII Kudus dengan pendekatan yang aplikatif. As’ad menambahkan, pembinaan tersebut diarahkan agar pelajar mampu memilah pergaulan dan mengelola waktu luang secara lebih bertanggung jawab.
“Selain menerima materi, peserta menjalani pola kehidupan berasrama yang menekankan kemandirian dan kebersamaan. Kegiatan harian diatur mulai dari ibadah, belajar, hingga aktivitas kelompok. Kami menilai metode ini membantu peserta membangun kebiasaan disiplin dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Asad menambahkan, salah satu pembina kegiatan menyampaikan, pola asrama dipilih agar peserta tidak hanya memahami materi secara konsep, tetapi juga membiasakan perilaku positif secara langsung. “Anak-anak belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, dan bekerja sama dengan teman-temannya,” katanya.
DPD LDII Kudus menargetkan kegiatan ini memberi dampak berkelanjutan setelah peserta kembali ke lingkungan masing-masing. Asad berharap para pelajar membawa perubahan sikap yang lebih baik, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan pergaulan. “Kami menilai pembinaan karakter perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, LDII berupaya menyiapkan generasi muda yang berakhlak baik, memiliki tanggung jawab sosial, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan bekal nilai keagamaan dan karakter yang kuat.











