Melawi (21/1). DPD LDII Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan penanaman demplot padi varietas IPB9G di lahan gambut. Kegiatan tersebut berlokasi di Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Rabu (21/1/2026).
Dalam sambutannya, perwakilan petani Taswadi menyampaikan bahwa pengelolaan lahan gambut dalam kegiatan ini menerapkan teknologi Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT). Metode tersebut dinilai lebih efektif dalam mengelola tanaman pangan di lahan gambut, karena mengedepankan keseimbangan ekosistem, efisiensi budidaya, serta ramah lingkungan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Melawi, Mardianto, menegaskan bahwa kegiatan penanaman demplot padi IPB9G ini merupakan wujud pengabdian LDII kepada masyarakat Melawi. Ia juga menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan upaya LDII dalam menerapkan “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, salah satunya adalah ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, “Melalui kegiatan ini, LDII ingin memberikan contoh dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Melawi melalui Kepala Bidang Pertanian Jahirin mengapresiasi dan memberi selamat kepada para petani, atas dimulainya kembai penanaman padi varietas IPB9G. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di lahan gambut.
Pada kesempatan itu, Ketua DPW LDII Kalimantan Barat, Susanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergisitas antarumat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di Kabupaten Melawi. Ia juga menegaskan kesiapan LDII Melawi untuk berkontribusi aktif mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Melawi.
Perlu diketahui, lahan gambut yang dikelola oleh DPD LDII Kabupaten Melawi telah dimanfaatkan sejak tahun 2017. Dari lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi tersebut, telah berhasil dilakukan panen berbagai komoditas pangan, seperti cabai, padi, jagung, kangkung, serta tanaman pangan lainnya. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa lahan gambut dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan dengan penerapan teknologi dan pendampingan yang tepat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Melawi, Kepala Desa Batu Nanta, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Melawi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pertanian, Camat Belimbing, Ketua DPW LDII Kalimantan Barat, Ketua DPD LDII Kabupaten Melawi, serta Penyuluh Pembina Lapangan (PPL) John Epapras.











