Biak Numfor (3/2). DPD LDII Kabupaten Biak Numfor akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) VI bertajuk “Penguatan Sumber Daya Manusia Profesional Religius Mewujudkan Masyarakat Cerdas dan Mandiri”. Musda akan digelar di Swiss Belhotel Cendrawasih, Biak pada Selasa (3/2/2026).
“Agenda musda terdir dari pertanggungjawaban pengurus, merumuskan program kerja untuk masa bakti berikutnya, memilih ketua DPD LDII Biak Numfor masa bakti 2026-2031,serta memilih anggota formatur Musda VI,” ujar Ketua DPD LDII Biak Numfor Hasan Laboy pada Sabtu (31/1).
Hasan menyebut, peserta Musda VI akan diikuti 60 orang terdiri dari Pimpinan Cabang (PC) Biak Kota sebanyak 10 orang, PC Samofa sebanyak 15 orang, dan PC Yendidori lima orang. Selain itu juga hadir DPD LDII Kabupaten Supiori, DPW LDII Provinsi Papua dan pengurus pleno LDII Biak Numfor, “Musda direncanakan dibuka oleh Bupati Biak Numfor dan dihadiri oleh sejumlah undangan,” kata Hasan.
Sebelumnya, DPD LDII Biak Numfor telah menggelar rapat pleno dan rapat harian salah satunya untuk pembentukan panitia Musda VI. “Menurut pantauan kami, panitia telah mempersiapkan segala sesuatu jelang pelaksanaan musda dan diharapkan berjalan lancar,” ujar Hasan Laboy.
Sementara itu Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Sudarmo yang memantau persiapan pelaksanaan Musda LDII Biak mengatakan semua persiapan telah dilaksanakan dengan baik oleh pengurus DPD LDII Kab.Biak Numfor. “Kita bantu dan doakan agar semua yang direncanakan bisa berjalan aman, lancar dan barokah,” ujar Sudarmo.
Selain itu Sudarmo yang didampingi Sekretaris DPW LDII Papua, Ahmad menegaskan pentingnya sinergi LDII di Papua dengan pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat melalui program-program yang disesuaikan kebutuhan daerah. “LDII dipacu untuk aktif, inovatif, dan membawa manfaat di tengah masyarakat. Keberadaan LDII harus memberi dampak positif bagi masyarakat melalui pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan Musda LDII Kab.Biak ini, Sudarmo sangat berharap warga LDII Biak Numfor terus berkarya, berkontribusi, dan mengomunikasikan program-program positifnya kepada pemerintah serta masyarakat. “Mari kita menjadi solusi di tengah masyarakat, jangan kita menjadi bagian dari masalah,” tegas Sudarmo.

