Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Info Haji

Cegah Praktik “Nebeng Haji”, Kemenhaj Perketat Diklat dan Disiplin Petugas

2026/02/05
in Info Haji
0
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan pembinaan serius dan menyeluruh terhadap petugas haji. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (30/1).  Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan pembinaan serius dan menyeluruh terhadap petugas haji. Langkah ini diambil sebagai respons atas kritik publik yang selama ini kerap menyoroti lemahnya dedikasi dan disiplin sebagian petugas haji. Hal itu ia sampaikan saat meninjau persiapan Pengukuhan PPIH 2026 di Lapangan Makadau 1, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Menurut Irfan Yusuf, Presiden Prabowo secara langsung menginstruksikan perubahan mendasar pada pola rekrutmen dan pendidikan serta pelatihan (diklat) petugas haji. Jika sebelumnya pelatihan hanya berlangsung sekitar tiga hari dalam bentuk bimbingan teknis, kini petugas haji diwajibkan mengikuti diklat selama satu bulan penuh.

“Sebanyak 20 hari mereka menjalani pelatihan di barak dengan pendekatan semi-militer, kemudian dilanjutkan 10 hari pelatihan daring. Fokus utamanya adalah pembentukan disiplin, pemahaman rantai komando, dan kekompakan tim,” ujar Irfan Yusuf.

Ia menjelaskan, pelatihan semi-militer tersebut terbukti mampu membangun soliditas di antara para petugas yang berasal dari latar belakang profesi beragam, mulai dari dokter, dosen, profesor, aparatur sipil, hingga anggota TNI dan Polri. Meski mayoritas berlatar belakang sipil, para peserta mampu beradaptasi dan membangun kerja tim yang kuat.

“Alhamdulillah sekarang mereka bonding, kompak, dan memahami rentang komando. Bahkan rekan-rekan dari militer pun heran melihat kerapian dan kedisiplinan mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menteri Haji dan Umrah menegaskan bahwa pembenahan ini juga bertujuan untuk menjawab kritik publik terkait praktik “nebeng haji” oleh oknum petugas. Pemerintah ingin memastikan bahwa niat utama petugas adalah melayani jemaah, bukan menjadikan penugasan sebagai sarana menunaikan ibadah pribadi.

“Kami selalu ingatkan, niatkan dulu menjadi petugas haji. Kalau kemudian ada bonus bisa berhaji, itu bagian yang diatur. Mereka tidak boleh memposisikan diri sebagai jemaah,” tegasnya.

Dalam pelatihan, para petugas juga dibekali materi fikih petugas haji agar memahami tata cara beribadah dalam kondisi bertugas, termasuk ketentuan badal dan pengaturan ibadah lainnya, sehingga pelayanan kepada jemaah tetap menjadi prioritas utama.

Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa penerapan disiplin ketat membawa konsekuensi tegas. Hingga saat ini, sebanyak 13 peserta diklat petugas haji telah dicopot dari proses pelatihan karena berbagai pelanggaran, seperti indisipliner, pemalsuan absensi, pemalsuan dokumen kesehatan, hingga kondisi kesehatan kronis yang berisiko bagi jemaah dan petugas lain.

“Ada yang tidak pernah hadir sejak hari pertama sampai hari ke-10 tapi absensinya dipalsukan. Ada juga yang sakit kronis seperti TBC, yang tentu berbahaya jika tetap diberangkatkan. Semua langsung dicopot,” jelasnya.

Keputusan pencopotan tersebut sepenuhnya diambil oleh tim pelatih dari unsur TNI dan Polri yang terlibat langsung dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan petugas. Pemerintah, kata Irfan Yusuf, memberikan kewenangan penuh kepada tim pelatih untuk menilai kelayakan peserta.

Ke depan, Kemenhaj juga akan menggelar pelatihan gelombang kedua bagi petugas haji kloter dan embarkasi dengan durasi 10 hari, tetap menggunakan pendekatan semi-militer dan penekanan pada disiplin serta dedikasi.

Ia menegaskan bahwa petugas haji merupakan tenaga profesional yang menerima gaji dan memiliki tanggung jawab besar. “Petugas haji itu dibayar. Mereka digaji sekitar Rp900 ribu hingga Rp1 juta per hari dan bertugas hampir 70 hari. Ini kerja berat, bahkan bisa 25 jam sehari,” ujarnya.

Menurut Irfan Yusuf, setiap petugas haji memikul tiga amanah sekaligus, yakni amanah dari Allah SWT, amanah dari jemaah, dan amanah dari negara. Karena itu, dedikasi penuh dalam pelayanan merupakan harga mati.

“Diklat ini bukan sekadar pelatihan, tapi proses seleksi. Pasti ada yang gugur. Kami ingin membentuk habitus baru: disiplin, sehat, dan siap melayani,” pungkasnya.

Tags: Disiplininfo hajikemenhajNebeng HajiPetugas Haji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on KUA Tanah Abang Dorong LDII Sinergi Dakwah yang Adaptif untuk Generasi Muda
  • Ipa on LDII Longikis Gotong Royong Bantu Pembuatan Pondasi Musala Polsek
  • RAHMAT WAHID on Silaturahim LDII-Polres Enrekang Dorong Peran Tokoh Agama Cegah Penyakit Sosial
  • Sudarmanto on LDII Biak Numfor Tegaskan Sinergi dengan Pemerintah dalam Musda VI
  • Laode salemudin on Seminar Entrepreneur LDII Makassar Tanamkan Jiwa Usaha Berlandaskan Nilai Keimanan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

February 4, 2026
Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

February 6, 2026
Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

February 3, 2026
Dukung Program Pemerintah, PC LDII Pondok Gede Cetak Generasi Emas Melalui Tahfidzul Quran

Dukung Program Pemerintah, PC LDII Pondok Gede Cetak Generasi Emas Melalui Tahfidzul Quran

February 6, 2026
Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

Riset Terkait Nasionalisme dan Dakwah LDII, Cendekiawan NU Silaturahim ke PW Muhammadiyah Sulbar

5
Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

Komitmen Keharmoninsan Sosial, LDII Ampelgading Audiensi dengan Danramil

4
DPP LDII: Literasi Digital Menuntut Produksi Konten yang Berdampak Positif

DPP LDII: Literasi Digital Menuntut Produksi Konten yang Berdampak Positif

2
Soroti Pentingnya Kerukunan Umat, FKUB Berikan Pengarahan dalam Pengajian LDII Pasangkayu

Soroti Pentingnya Kerukunan Umat, FKUB Berikan Pengarahan dalam Pengajian LDII Pasangkayu

2
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
KUA Tanah Abang Dorong LDII Sinergi Dakwah yang Adaptif untuk Generasi Muda

KUA Tanah Abang Dorong LDII Sinergi Dakwah yang Adaptif untuk Generasi Muda

February 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ikhlas Hina February 9, 2026
  • Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan February 9, 2026
  • Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene February 8, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.