Salatiga (6/2). DPD LDII Kota Salatiga mengikuti “Jalan Sehat Kerukunan dan Toleransi” yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (31/1/2026).
Jalan tersebut merupakan puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama. Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Salatiga, Nur Cholish dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman, “Jalan sehat ini bukan sekadar aktivitas fisik, tapi simbol bahwa kita bisa berjalan beriringan dalam perbedaan untuk satu tujuan, yaitu kerukunan,” ujarnya.
Tercatat sekitar 2.500 peserta memadati rute jalan sehat. Acara itu juga diramaikan dengan pembagian hadiah doorprize. Peserta berasal dari berbagai elemen, mulai dari NU, Muhammadiyah, LDII dan ormas-ormas lain. Dari unsur institusi pendidikan hadir antara lain MAN Salatiga, MTsN Salatiga, serta sejumlah pondok pesantren di antaranya Ponpes Sabilul Jannah, Daarul Husna, Assurkati, dan Ponpes Agro Elfalah.
Kehadiran berbagai ormas dan lembaga pendidikan dalam satu panggung ini menciptakan atmosfer harmoni yang sangat kental. Ketua DPD LDII Kota Salatiga H Siswarsono yang hadir bersama warga LDII menjelaskan bahwa LDII berkomitmen menjaga kerukunan antar dan inter umat beragama. “Mari kita dukung Salatiga sebagai ‘Kota Tertoleran’ di Indonesia,” ujar Siswarsono.
Lebih lanjut Siswarsono mengatakan bahwa partisipasi warga LDII merupakan dukungan terhadap program moderasi beragama. “Kerukunan dimulai dari langkah kaki yang sama di lapangan, bukan sekadar teori. Semoga kegiatan seperti ini rutin digelar untuk mempererat silaturrahim. Semangat toleransi yang terbangun hari ini terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari di Kota Salatiga,” tegasnya.










