Medan (21/2). DPW LDII Sumatera Utara (Sumut) bersama Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, menghelat pelatihan rukyatul hilal. Acara itu diselenggarakan di Ponpes Al-Falah, Medan, Sumut, pada Kamis (12/2).
Kepala Kanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi Nasution saat membuka pelatihan mengatakan, kegiatan itu bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai pentingnya pemantauan hilal. “Misalnya, dalam penetapan awal Ramadan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Qosbi mengatakan, melalui pemahaman yang baik, jika terdapat perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, maka dapat disikapi dengan bijak. “Sehingga, bermanfaat juga untuk menjaga kerukunan umat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Sumut, Hasoloan Simanjuntak mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan membekali 32 peserta utusan DPD LDII se-Sumut, mengenai ilmu falak dan astronomi. “Di lapangan, kami akan mendukung Kanwil Kemenag Sumut terkait pelaksanaan sidang isbat,” ujarnya.
Terkait dengan isi pelatihan, Instruktur Pelatihan Rukyatul Hilal BBMKG Wilayah I Medan, Chichi Nurhafizah menjelaskan, materi yang diberikan berupa teori dasar astronomi, teknik penggunaan alat optik, serta praktik pengamatan hilal. “Juga pemahaman kondisi atmosfer, yang dapat mempengaruhi visibilitas hilal,” katanya.
Chichi menegaskan, rukyatul hilal membutuhkan ketelitian melalui pendekatan ilmiah, agar hasil pengamatan dapat dipertanggungjawabkan. “Metode hisab dan rukyat, saling mendukung satu dengan yang lain. Hisab merupakan perhitungan teoritis, sedangkan rukyat, memastikan hasil pengamatan langsung di lapangan,” jelasnya.












