Manokwari (7/5). DPD LDII Manokwari menggelar pengajian rutin khusus putri yang terdiri dari ibu dan remaja putri. Acara berlangsung di Masjid Al-Mubarok Fanindi, Manokwari, Papua Barat, pada Minggu (3/5/2026).
Pengajian diisi dengan materi Al Quran, Al Hadist dan nasehat agama. Penyampai Al Quran, Ustadzah Heni Fitriyaningsih menjelaskan makna Surat Al Baqarah ayat 43, “Kita diperintah oleh Allah untuk melaksanakan salat berjamaah dan menunaikan zakat. Salat dan zakat merupakan rukun Islam yang wajib kita kerjakan sesuai dengan ketentuan dalam syariat agama,” jelasnya.
Pada materi Al Hadist oleh Ustadzah Fitria Putri Wulandari, ia menyampaikan tentang larangan menangisi mayit secara histeris atau meraung-raung. Meskipun menangis adalah hal yang biasa, namun harus bisa kita ikhlaskan.
“Sesungguhnya semua dari Allah akan kembali kepada Allah. Kita doakan dengan baik semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Manokwari, Abdul Azis dalam nasehatnya mengingatkan bahwa tugas istri adalah bekerja sama dengan suami untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. “Suami yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sedangkan istri mengurus keluarga untuk menjadikan rumah tangga yang bahagia,” ujarnya.
Abdul Aziz mengatakan, apabila semua dikerjakan dengan kerja sama yang baik maka akan menjadi mudah. Ia juga mengingatkan agar tetap diniati karena Allah sehingga apa yang dilakukan suami istri menjadi pahala.
“Istri yang sholehah adalah yang taat pada suami dan selalu sabar. Ingat tujuan akhir rumah tangga adalah untuk bersama-sama masuk surga dan terhindar dari neraka,” jelas Abdul Azis mengakhiri nasehatnya.

