Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Emosi

2020/07/19
in Nasehat
1
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Banyak dikeluhkan keadaan kolam emosi yang sering berisikan gejolak amarah. Kalau itu yang terjadi, sama saja pertanda kolam pikiran terlalu mencengkeram dan suka menendang. Maksudnya mencengkeram yang positif – positif (kebahagiaan, keberuntungan) dan menendang yang negatif (kesedihan, kemalangan).

Dan hati-hati, ini adalah bibit banyak penyakit berbahaya, baik penyakit hati maupun penyakit fisik seperti kanker, depresi dan lain-lain. Sebabnya, emosi di dalam yang terbakar dan menumpuk selama bertahun-tahun mengirim banyak racun ke unsur tubuh yang lain. Nah, sebelum itu terjadi, layak direnungkan untuk melonggarkan cengkraman pikiran.

Caranya, susu segar di pagi hari, jadi tidak segar di sore hari. Dengan cara yang sama, orang yang terlihat baik di suatu hari bisa jahat di lain hari. Pasangan hidup yang menarik di suatu waktu, bisa menjengkelkan di waktu lain. Tidak perlu memaksakan diri. Dengan kesadaran seperti ini, cengkraman pikiran melonggar, kemarahan menurun, terbitlah kesabaran dan kebugaran, sehingga kemungkinan terserang penyakit lebih sedikit.

Di dunia spiritual, khususnya pintu relijius mendalam, ada beberapa jiwa yang sangat membenci emosi. Terutama emosi negatif seperti benci, selain amarah yang telah disebut di atas. Bila boleh jujur, bahkan setelah tercerahkan pun, setinggi apapun maqamnya, emosi tetap ada di dalam. Pertanyaannya kemudian apakah emosi perlu dihilangkan? Di sisi biologi, badan terbuat dari unsur tanah, air, api, udara, ruang. Api di biologi memerlukan padanan di psikologi dalam bentuk emosi. Dengan kata lain, sejauh punya tubuh biologi, sejauh itu juga akan selalu ada emosi. Jadi jawabnya; ia tidak akan pernah bisa dihilangkan.

Untuk itu diberikan tuntunan sederhana; emosi tidak harus dilenyapkan. Salah satu jalan keberkahan adalah merawatnya. Diberdayakan untuk membangkitkan energi baru yang lebih besar berupa kesadaran. Yaitu menjadi sadar penuh (mindful) setiap saat terhadap perubahan yang terjadi dengan belajar “menerima, mengalir, tersenyum”. Kata sadar penuh sangat ditekankan karena sifat alami kehidupan yang selalu berpasangan. Bila puncak gunungnya tinggi, maka jurangnya dalam. Di mana ada kelebihan yang menjulang, di sana ada kekurangan yang curam dan menakutkan. Dengan cara ini, sedikit demi sedikit emosi jadi api kecil yang tidak berbahaya.

Meminjam hasil penelitian psikolog Inggris John Bowlby di tahun 1960-an tentang attachment theory, disimpulkan bahwa sejak lahir otak kita secara biologis didesain untuk penuh cinta dan peduli. Hubungannya dengan emosi, tatkala seseorang belajar “menerima, mengalir, tersenyum”, ia sedang kembali ke rumah alami otak. Sebagaimana gurun, hutan, gunung, pantai, sungai yang alami terlihat dan terasa indah, emosi yang diterima, dibiarkan mengalir, dan didekap dengan senyuman, kemudian berubah jadi keseimbangan yang indah menawan.

Pengertian menerima, mengalir, tersenyum bukan berarti marah semaunya, benci sekehendak hati, bertindak seenaknya, tersenyum sepuasnya kapan saja dan di mana saja. Sekali lagi bukan. Serupa dengan tukang taman. Yang ditanam memang hanya rumput Jepang, tapi rumput liar ikut tumbuh. Dan rumput liar ini (baca: emosi negatif) terus menerus dicabut tanpa keluhan, penuh kesadaran, nir keterpaksaan.

Sudah menjadi sifat alami taman, di mana ada rumput, di sana tumbuh rumput liar. Menerima sifat alami rumput sebagai rumput, rumput liar sebagai rumput liar, itulah lukisan indah gejolak emosi yang penuh tersaji dengan harmoni. Pada akhirnya, bisa tumbuh, berbuah kesabaran dan panen pahala yang tidak terduga, seperti sabda indah ini.

عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ
مَنْ كَظَمَ غَيْظًا – وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ – دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلاَئِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنَ الْحُورِ مَا شَاءَ ‏

Dari Sahl bin Mu’adz, dari Bapaknya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menahan kemarahannya padahal dia mampu untuk melampiaskannya, maka Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Mulya akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan pemimpin para makhluk sehingga Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang dia kehendaki.” (Rowahu Abu Daud)

Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang.

Tags: amarahemosildiinegatifpositifrasulullah

Comments 1

  1. rk says:
    6 years ago

    menahan emosi itu memang gampang2 sulit. atau sulit2 gampang. pengalaman saat emosi itu memang susah mendengar omongan orang lain, disuruh istigfar saja susah. mulut seperti terkunci untuk menyebut nama allah.
    padahal kalau sdh gelap mata, bisa bahaya.
    semoga kita senantiasa sabar dan selalu ingat padaNYA.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • agus nurawan on Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ
  • Nanang Naswito on LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Sakinah Journey Perkuat Ketahanan Keluarga
  • Sudibyo on Jelang Muswil 2026, LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Panca Mulia
  • Sudibyo on LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026
  • Hendi on Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

July 11, 2026
LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

July 9, 2026
Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ

Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ

July 11, 2026
Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

July 5, 2026
Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ

Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Pimpinan Komisi VIII DPR dan LDII Tolak Normalisasi Perilaku LGBTQ

3
Yayasan Budi Luhur LDII Wonosobo Resmikan TK Budi Utomo Kampus 2

Yayasan Budi Luhur LDII Wonosobo Resmikan TK Budi Utomo Kampus 2

2
LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026

LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026

2
Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

2
Isi Libur Sekolah, LDII Paser Tanamkan 29 Karakter Luhur melalui PPLS dan Munaqosah

Isi Libur Sekolah, LDII Paser Tanamkan 29 Karakter Luhur melalui PPLS dan Munaqosah

July 12, 2026
LDII Kotim Resmikan TK Baitul Ilmi dan Pembangunan Sekolah Dasar

LDII Kotim Resmikan TK Baitul Ilmi dan Pembangunan Sekolah Dasar

July 12, 2026
LDII Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol Jelang Musda

LDII Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol Jelang Musda

July 12, 2026
LDII Kabupaten Bandung Helat Rakorda Perkuat Kepemimpinan dan Konsolidasi

LDII Kabupaten Bandung Helat Rakorda Perkuat Kepemimpinan dan Konsolidasi

July 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Isi Libur Sekolah, LDII Paser Tanamkan 29 Karakter Luhur melalui PPLS dan Munaqosah July 12, 2026
  • LDII Kotim Resmikan TK Baitul Ilmi dan Pembangunan Sekolah Dasar July 12, 2026
  • LDII Cianjur Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol Jelang Musda July 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.