Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Yayasan IKAMaT: Mangrove sebagai Barrier Bencana dan Sumber Kehidupan

2021/12/14
in Nasional
1
Ketua DPW Kaltim Prof. Krishna mengatakan, penanaman mangrove mencegah pemanasan global. Foto: Kiriman Daerah.

Ketua DPW Kaltim Prof. Krishna mengatakan, penanaman mangrove mencegah pemanasan global. Foto: Kiriman Daerah.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (14/12). Ekosistem hutan mangrove memiliki beragam fungsi mulai dari fungsi fisik, mencegah erosi pantai, menahan badai atau gelombang tsunami, hingga mencegah intrusi air laut. Hal ini dikemukakan Direktur Yayasan IKAMaT (Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMAT) Ganis Riyan Effendi, S. Kel., M.Si pada Webinar Gerakan LDII Tanam Pohon pada Minggu (12/12).

Ganis memaparkan nilai fungsi dan manfaat hutan mangrove hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui hutan mangrove. Yayasan ikamat yang ia tangani merupakan yayasan yang berfokus di bidang konservasi mangrove dan bertugas mendampingi masyarakat untuk melakukan penanaman hingga melakukan riset mengenai mangrove .

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki jumlah hutan mangrove terluas di dunia yakni sekitar 3 juta hektar hutan mangrove tumbuh di sepanjang garis pantai. Ganis memaparkan jumlah ini merupakan yang terbesar dan setara dengan 25 persen dari semua ekosistem mangrove di dunia dan sebaran terluas hutan ini terdapat di pulau Papua.

Menurutnya, ada tiga alasan penting mengenai mengapa ekosistem mangrove perlu dilindungi. Yang pertama adalah karena adaptasi tumbuhnya yang tidak dapat ditiru oleh vegetasi lain “Hanya mangrove yang bisa beradaptasi pada kondisi tanam di pesisir pantai dengan kondisi pasang surut yang terjadi,” ujarnya.

Alasan yang kedua adalah karena fungsi kompleksnya yang tidak dapat tergantikan oleh ekosistem lainnya. “Dari sisi fungsi ekologis, mangrove menjadi tempat hidup bagi banyak biota sebagai produksi perikanan, seperti kepiting bakau, ikan, udang,” tambahnya.

Alasan ketiga adalah karena keberadaannya kini terancam “Ini menjadi salah satu trend terkini karena luas hutan mangrove mengalami penurunan imbas alih fungsi lahan,” tegasnya.

“Mangrove sanggup melindungi daerah di belakangnya dari terpaan tsunami, oleh karena itu mangrove berfungsi sebagai barrier bencana,” ujar Ganis.

Selain fungsi fisik, mangrove juga memiliki fungsi ekologis sebagai tempat mencari makan biota, tempat pemijahan(berkembang biak) biota laut, hingga menjadi tempat pemindahan atau pertukaran nutrisi.

Disisi lain, mangrove ternyata juga memiliki fungsi sumber daya dan jasa, seperti dapat dijadikan sumber obat-obatan herbal, hingga menjadi destinasi wisata.

Berbicara mengenai pemanfaatan mangrove sebagai sumber penghidupan, ekowisata mangrove merupakan hal dapat diperoleh manfaatnya oleh warga sekitarnya. Selain sebagai konservasi ekowisata mangrove juga berfungsi sebagai sumber pendidikan lingkungan bagi generasi muda mengenai pentingnya hutan mangrove. Kelangsungan ekosistem mangrove dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan kesejahteraan masyarakat yang tentunya dapat menambah nilai ekonomi masyarakat, seperti mencari ikan, udang, hingga kepiting bakau.

Melalui kampanye penanaman pohon selama bulan Desember, LDII berharap semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya menanam pohon, sehingga kelestarian alam dapat terus terjaga.

Gerakan LDII Kaltim Tanam 1.000 Mangrove di Dermaga Kenyamukan Sangatta

DPW LDII Kalimantan Timur mempelopori gerakan menanam 1.000 bibit Mangrove di Dermaga Kenyamukan Sangatta, Minggu (12/12/2021). Ketua DPW LDII Kaltim, Prof H Krishna Purnawan Candra menilai banyak hal positif yang dapat dituai. Salah satu yang terpenting, mengelola udara sehat berkepanjangan pada era pemanasan global.

Prof Krishna menjelaskan, melakukan penanaman pohon sama dengan memulai kehidupan baru. Hal ini merupakan salah satu bentuk ibadah dalam melestarikan bumi Allah SWT. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami peran tanaman sebagai sumber kehidupan dan penghidupan.

“Kita tahu bahwa di udara ini ada suatu zat, yaitu oksigen, yang kemudian akan menghasilkan CO2 (karbondioksida). Itu yang menjadikan CO2 ini menjadi semakin membuat panas bumi kalau tidak diserap oleh tanaman,” ulasnya.

Lelaki yang juga dosen di Universitas Mulawarman Samarinda itu menambahkan, bila pohon itu mati, tetap mengandung karbondioksida. Untuk itu, kayu supaya jangan dibakar, karena hanya akan mengembalikannya ke udara. Tapi kalau dijadikan serbuk kayu, bisa untuk penanaman dan penghijauan.

“Bila ada tanaman banyak, maka akan semakin banyak zat karbondioksida yang dapat diserap tanaman, sehingga menjadi oksigen bagi manusia. Sebaliknya, bila tanaman semakin berkurang, maka tidak ada media untuk menyerap karbondioksida, sehingga bisa menyebabkan udara bumi semakin panas dan sesak,” urainya.

Alumnus Universität zu Kiel Jerman itu, sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak yang hadir dan menyupport kegiatan penanaman mangrove tersebut. Sebab, LDII memiliki bidang yang memerhatikan kelangsungan tanaman hidup.

“Maka dari itu, DPW LDII Kaltim tidak mau ketinggalan, dengan mendukung bulan menanam pohon yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi,” imbuhnya. (Fitri/Raymond/FS/LINES)

Tags: Barrier BencanamangroveSumber Kehidupan

Comments 1

  1. Moch. Royan Cahyono says:
    4 years ago

    Alhamdulillah…. Semoga penanaman 1000 Mangrove bisa mengurangi abrasi pantai dan bisa tumbuh memberikan berkah untuk alam dan warga sekitar 🤲🤲🤲

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 10
  • Isnanto on Berbagi Takjil Saat Ramadan, DPP LDII Tingkatkan Kepedulian Sosial Generasi Muda
  • Sudarmanto on Bersyukur, Kunci Bertambahnya Nikmat dari Allah SWT
  • Sudibyo on Lantik Pengurus LDII Sultra 2025-2030, Ketum DPP LDII Tekankan Penguatan SDM Unggul
  • Ustad yulianto on Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 23, 2026
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

February 24, 2026
LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

February 24, 2026
Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

February 24, 2026
Renungan Hari 8

Renungan Hari 8

3
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

3
Renungan Hari 9

Renungan Hari 9

2
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

2
Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

February 28, 2026
Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

February 28, 2026
Renungan Hari 10

Renungan Hari 10

February 28, 2026
solok safari

Pemkot Solok Sampaikan Program Pembangunan dan Layanan Publik Saat Safari Ramadan

February 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi February 28, 2026
  • Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman February 28, 2026
  • Renungan Hari 10 February 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.