Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Bangun Malam 10

2012/04/23
in Nasehat
1
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Dahulu, salah seorang tabi’in pernah berkata, “Sungguh, jika tiada sepertiga malam terakhir, aku tidak betah hidup di dunia ini”. Petuah yang indah. Ia benar-benar mereguk kenikmatan tiada tara saat berkhalwat (berduaan) dengan Tuhannya – lewat jalan bangun malam.  Jaman bukan lagi halangan. Dunia hanyalah sementara.

Di sini, saat ini, seorang anak manusia berkata; “Sungguh, betapa inginnya diriku untuk bisa bangun malam, mumpung masih ada waktu di dunia ini.” Keinginan ‘meniru’ yang menggantung. Di tengah asa dan usaha yang terus membumbung. Berkelindan di ombang – ambing derasnya arus jaman. Di mana gelap malam dan siang hampir tak ada bedanya. Inilah tipuan dunia. Kesenangan yang membujuk. Walau niatnya patut diapresiasi. Akankah asa pada puncaknya?

Suatu ketika ada sekelompok sahabat yang telah mengalami kehausan karena kehabisan minuman dalam perjalanan safar berhari-hari. Ketika mereka menemukan sebuah sumber air, segera mereka minum dan membasahi muka sepuas-puasnya. Namun ada seorang sahabat yang justru ketika ia akan mengambil air, ia malahan menangis sesenggukan. Sahabat lain pun bertanya, “Mengapa engkau menangis, padahal Allah memberikanmu minuman pada saat kehausan?”.
Sahabat tersebut berkata, “Ketika aku membaca doa “Allahumma bariklana fii maa razaqtana waqina adzabannaar”, terbayang olehku penduduk neraka yang lebih haus dariku, namun diharamkan padanya meminum air sedikit pun. Firman Allah: “Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir.” (QS. Al-A’raaf: 50).
Subhanallah, sahabat tersebut mampu menangkap hakikat kalimat “waqina adzabannar” dalam doa mau makan dan minum. Kenapa? Karena ia selalu berdzikir mengingat Allah setiap waktu. Persis seperti Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang duduk dalam suatu tempat, lalu di situ ia tak berdzikir kepada Allah, maka kelak ia akan mendapat kerugian dan penyesalan”. (HR Abu Dawud).
Masyaa’ Allah – saat ini, di sini, di jaman ini, jangankan mengingat neraka. Banyak anak manusia yang makan dan minum bahkan tanpa berdoa.  Di atas kelimpahan itu, ada kepongahan. Di tengah kemudahan itu, ternyata melenakan. Gembelengan. Bahkan tak jarang yang memakai tangan kirinya. Gaya – gayaan dan sok – sokan.
Diriwayatkan bahwa Haritsah RA berkata kepada Rasulullah SAW, “Pagi ini, saya menjadi mukmin yang sebenarnya”. Beliau berkata kepadanya, “Seorang Mukmin yang benar itu memiliki hakikat. Lantas apa hakikat dari keimananmu?” Ia menjawab, “Saya jauhkan diriku dari dunia, hingga di mataku batu dan permata terlihat sama….”
Batu dan permata sama? Perumpamaan yang indah. Mirip cerita Abah (alm) yang methithi dengan wasiatnya agar melanggengkan bangun malam. Suatu ketika dia menggambarkan, saking nikmatnya bangun malam sehingga merasakan dunia seperti tai (kotoran manusia) – uang laksana larahan (sampah dedaunan). Saking khusyu’nya dalam beribadah. Saking tekunnya dalam bangun malam.

Di sudut lain kehidupan berkisah, sebagai gambaran kebanyak dari anak manusia, yang terpikat dengan dunia. Hasilnya, menjauhkan mereka dari bangun malam. Pun dunia tetap tidak kebagian.
Dikisahkan, seorang  guru  sedang bermeditasi  di  tepi sungai  kehidupan ketika seorang  murid  membungkuk  dan meletakkan dua butir mutiara indah di depan kakinya. Tanda hormat dan baktinya. Guru  itu  membuka  matanya,  mengangkat  salah  satu  butir mutiara itu dan memegangnya sembarangan, sehingga mutiara itu jatuh dan menggelinding masuk ke dalam sungai. Murid itu menjadi cemas dan segera meloncat masuk  ke  dalam sungai. Akan tetapi meskipun ia berkali-kali menyelam sampai malam, ia tidak berhasil menemukannya. Akhirnya dengan pakaian basah  kuyup  dan  badan  lelah,  ia membangunkan  guru  dari  meditasinya,  “Maaf Guru. Sekali lagi maaf. Guru tahu di mana mutiara itu jatuh. Tunjukkanlah tempatnya supaya saya dapat mengambilnya lagi dan mengembalikannya kepada guru.” Guru  itu  mengangkat  mutiara  yang lain, melemparkannya ke dalam sungai dan berkata, “Di situ!”
Di jamannya dan di saat kini, kebanyakan anak manusia mencoba memiliki harta – benda. Padahal  benda  tidak  dapat sungguh-sungguh  dimiliki.  Oleh karena itu, yang penting dipahami, pastikanlah  bahwa kita tidak dimiliki oleh benda-benda itu.
Kemudian hadits itu berlanjut:
“… Saya seakan-akan melihat singgasana Tuhanku tampak nyata. Saya seakan-akan melihat penduduk surga bersenang-senang di dalam surga dan penduduk neraka disiksa di dalam neraka.” Beliau SAW berkata, “Hai Haritsah, kamu telah mengetahuinya. Karena itu, istiqomahlah”. Kelanggengan beramal.
Dan anak manusia itu harus memulainya. Dari mana? Dari yang kecil. Dari hal yang kecil. Terus dan terus. Sedikit demi sedikit. Seperti meniti titah Nabi SAW yang satu ini. Dari Abu Hurairah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah bersabda, ‘Aku menuruti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Kalau ia mengingat-Ku dalam hati, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Kalau ia mengingat-Ku di tengah kerumunan orang, Aku pun akan mengingatnya di tengah kerumunan yang lebih baik daripada mereka. Kalau ia mendekat diri kepada-Ku sejengkal, Aku pun mendekatkan diri kepadanya sehasta. Kalau ia mendekatkan diri pada-Ku sehasta. Aku pun akan mendekatkan diri kepadanya sedepa. Jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil”.
Dan yakinlah wahai anak manusia, dalil di atas masih berlaku di kelindan jaman apa saja.

 

Oleh : Faizunal Abdillah

Comments 1

  1. RATU FITRIA, S.Pd AUD, Gr, MPd says:
    9 months ago

    Alhamdulillah jazakallohu khoiroh, membuka paradigma kita apa sesungguhnya kita hadir di dunia ini. Niati semua karena Alloh kerjakan semua karena Alloh..menanti asa bersama rasululloh SAW di yaumil Qiyamah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Caca on Budaya dan Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Dinamika Global Disorot dalam Munas X LDII
  • Caca on Budaya dan Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Dinamika Global Disorot dalam Munas X LDII
  • Candra P on Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan
  • Ism Mael on Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan
  • Caca on Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

April 10, 2026
Habib Ubaidillah Minta Peserta Munas X LDII Tunjukkan Budi Pekerti Luhur

Habib Ubaidillah Minta Peserta Munas X LDII Tunjukkan Budi Pekerti Luhur

April 7, 2026
Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

April 8, 2026
GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

April 7, 2026
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

11
Mahasiswa LDII Ini Raih Juara Inovasi Plastik Daur Ulang

Mahasiswa LDII Ini Raih Juara Inovasi Plastik Daur Ulang

5
GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

5
Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

4
Rekomendasi Munas X LDII, Pertegas Kedaulatan Bangsa di Tengah Pusaran Krisis Global

Rekomendasi Munas X LDII, Pertegas Kedaulatan Bangsa di Tengah Pusaran Krisis Global

April 12, 2026
Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

April 10, 2026
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

April 10, 2026
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

April 10, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Rekomendasi Munas X LDII, Pertegas Kedaulatan Bangsa di Tengah Pusaran Krisis Global April 12, 2026
  • Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan April 10, 2026
  • Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031 April 10, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.