Jakarta (19/1). Direktur Pendidikan Pontren Kementerian Agama RI, Basnang Said meninjau pelaksanaan ujian akhir berstandar Nasional (Imtihan Wathani) Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Pondok Pesantren Minhaajurrasyidin Pondok Gede, Jakarta Timur. Kehadirannya, didampingi Kasie Pendidikan Pontren Kantor Kemenag Kota Jakarta Timur Silvia Hanim, pada Senin, (12/1/2025).
Silvia menilai, PDF Minhajurrosyidin adalah satu-satunya pelaksana ujian akhir pesantren berstandar nasional, “Ini adalah ujian akhir berstandar nasional buat mengukur sejauh mana para santri memahami Kitab Kuning (tafsir, fiqih, nahwu, dan lainnya). Dan yang lebih membanggakan, Ponpes Minhaajurrosyidiin jadi satu-satunya Pesantren di DKI Jakarta yang dapat melaksanakan ujian PDF ini lho,” ujarnya.
PDF Ponpes Minhaajurrosyidin pada 2026 menggelar Imtihan Wathani yang diikuti oleh 103 peserta yang terdiri 73 Santri tingkat Ulya setara SMA, dan 30 Santri tingkat Wustho setingkat SMP. Pada kesempatan itu, Basnang juga berpesan agar hasil ujian ini menjadi cermin kualitas pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
Senada dengan Basnang, Silvia juga berharap para santri bisa jadi generasi unggul yang mempunyai daya saing internasional. “Saya berharap para santri bukan hanya sebatas nasional, tetapi bisa menjadi generasi unggul yang memiliki daya saing Internasional,” harapnya.
Pada akhir kunjungan, ia juga memberikan hibah mushaf Al Quran kepada Ponpes Minhaajurrosyidiin. Turut hadir juga mendampingi Direktur Pendidikan Pontren, Kasubdit PDF dan SPM Dirjen Pendis Kemenag RI, Endi Suhendi.











