Tangerang (20/2). Komunitas olahraga “Muda Olah” di bawah naungan DPD LDII Kota Tangerang sukses menyelenggarakan turnamen bertajuk Rukun Abadi Futsal Competition II. Kegiatan tersebut diikuti 10 tim pemuda LDII se-Kota Tangerang, yang berlangsung sejak 10 Januari dan berakhir pada 17 Februari 2026.
Pertandingan final digelar di GOR Gondrong yang disaksikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang serta Ketua ICMI Orda Kota Tangerang. Ketua DPD LDII Kota Tangerang, Muhammadiah Saied, mengapresiasi peran generasi muda dalam menyukseskan turnamen futsal yang telah memasuki volume kedua ini. Menurutnya, kompetisi ini adalah sarana praktis untuk mengasah kekompakan yang menjadi bagian dari 29 Karakter Luhur.
“Kami sangat mengapresiasi pemuda LDII yang konsisten menggelar kegiatan positif. Ini sejalan dengan penerapan 29 karakter luhur LDII yang bisa diwujudkan di lapangan olahraga, seperti kekompakan, sportivitas, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ketua ICMI Orda Kota Tangerang, Ahmad Jazuli Abdillah menyoroti fenomena yang terjadi di lapangan di mana pemain yang menang justru merangkul pendukung lawan, jauh dari narasi negatif dan ego fanatisme.
“Di sini terbukti bahwa secara nalar, intelektual, dan akhlak harus didepankan. Tidak hanya di masjid, tapi di lapangan pun adab mesti diutamakan. Ini adalah momentum kebangkitan generasi muda di lingkungan LDII agar tidak menjadi generasi rebahan yang loyo,” tegas Jazuli.
Kadispora Kota Tangerang, Kaonang, memberikan apresiasi atas inisiatif pemuda LDII yang menggelar kegiatan positif menjelang bulan suci Ramadhan. Ia menegaskan bahwa olahraga adalah kunci dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sehat.
“SDM yang tidak sehat tidak bisa membangun bangsa. Kami sangat mengapresiasi dan terus membuka ruang kerjasama. Jika tahun depan turnamen ini diadakan se-Tangerang Raya, insya Allah Dispora akan mendukung penuh dengan memfasilitasi piala bergilir,” ujar Kaonang.
Ketua Panitia Pelaksana, Irdha Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia mengungkapkan, jumlah penonton di luar perkiraan panitia. “Alhamdulillah acaranya sangat ramai dan berjalan lancar. Respon dari Kadispora dan Ketua ICMI juga sangat baik. Ini menjadi motivasi agar ke depan kegiatan serupa bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Acara yang berkolaborasi dengan BMT Rukun Abadi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga pembuktian bahwa etika dan adab di lapangan hijau adalah prioritas utama bagi generasi muda LDII.












