Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

DPP LDII Ingatkan El Nino Sangat Berdampak Terhadap Pangan dan Kesehatan

2023/10/11
in Headlines, Nasional
1
Prof Rubiyo LDII

Ketua DPP LDII Rubiyo mengatakan El Nino periode April-Juni 2023 tergolong kategori kuat. Kondisi ini diprediksikan akan normal pada Februari-April 2024. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (11/10). Fenomena El Nino menyebabkan kondisi kekeringan pada sejumlah wilayah di Indonesia. Lantas, kapan El Nino berakhir? Ketua DPP LDII Rubiyo mengatakan El Nino periode April-Juni 2023 tergolong kategori kuat. Kondisi ini diprediksikan akan normal pada Februari-April 2024.

“Upaya yang harus dilakukan untuk mengantisipasi adalah selalu memantau prediksi curah hujan dan potensi bencana hidrometreologi. Yang kedua, dengan menerapkan jadwal tanam yang tepat dan minim risiko. Yang ketiga, melaksanakan gerakan penanganan dampak perubahan iklim dan pengendalian organisme pengganggu tanaman,” ungkap Rubiyo yang juga profesor riset di bidang pangan.

Biasanya, sambungnya, jika terjadi anomali iklim, kebiasaan hama atau serangga (OPT) yang berpotensi menyerang tanaman sangat besar. “Untuk itu, kita dapat menerapkan varietas yang adaptif. Seperti varietas padi, jagung, singkong dan lain sebagainya yang mampu berdaptasi dengan kondisi seperti ini. Dan menyiapkan varietas tahan kering, berumur genjah dan hemat air,” papar Rubiyo.

Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu menambahkan, petani dapat melakukan beberapa langkah mitigasi untuk menjaga cadangan air sehingga mencegah dampak El Nino. “Upaya yang harus dilakukan untuk menjaga cadangan air adalah memanfaatkan infrastruktur seperti halnya embung dan dam parit,” urainya.

Ia juga mengingatkan, terkait soal pangan, jangan terpaku pada beras. Indonesia memiliki banyak sumber pangan yang dapat dijadikan sebagai lumbung pangan seperti jagung, singkong dan sagu. Sebagai contoh, di daerah kering seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) mayoritas petani menanam jagung dan singkong, Papua dan Sulawesi ada sagu, maka tanaman tersebut dapat digunakan sebagai sumber pangan selain beras.

“Di dalam masyarakat masih ada stigma kalau terbiasa makan beras kemudian mengonsumsi tiwul dan lainnya dikatakan marjinal. Semestinya paradigma itu dihilangkan karena sumber karbohidrat banyak, ada jagung, singkong, sagu dan ubi-ubian,” paparnya.

Menurut Rubiyo, ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkup yang paling kecil yakni keluarga. Rumah tangga dapat memanfaatkan lahan yang sempit di sekitar rumah, seperti halnya urban farming. Sehingga kebutuhan pangan sehari-hari tercukupi dan juga dapat digunakan sebagai sumber pendapatan bagi keluarga.

”Negara akan menguasai dunia jika pangannya berdaulat, energinya kuat, menguasai IT dan memiliki SDM berkualitas,” ujar profesor riset tanaman pangan dan perkebunan itu.

Rubiyo menambahkan, dengan adanya masyarakat mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, maka ketahan pangan nasional akan sangat mudah terwujud. “Melihat fenomena pemanasan global saat ini luar biasa. Indonesia merupakan negara kepulauan, tentu sangat berbeda dengan Amerika, Australia dan lainnya. Maka pendekatan untuk ketahanan pangan berbasis agrosistem yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat Muslim Tadjudin Chalid mengatakan, El Nino yang terjadi saat ini menimbulkan dampak negatif. Bukan saja berdampak pada ekonomi dan pangan, juga berdampak pada kesehatan yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Masyarakat harus mewaspadai dampak yang ditimbulkan dari climate change. Terdapat kelompok rentan dalam kasus ISPA itu sendiri di antaranya, anak-anak, orang tua dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah,” papar dokter spesialis anestesi itu.

Ia menambahkan, masyarakat juga dapat mengindentifikasi awal gejala ISPA tersebut. “Gejala ISPA seperti sering bersin, hidung tersumbat atau berair, batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit, merasa kelelahan dan timbul demam,” ungkap Muslim.

Dinukil dari Kompas.id, data Kementerian Kesehatan menunjukkan, kasus ISPA di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) pada periode 29 Agustus-6 September 2023 mencapai 90.546 kasus. “Peningkatan kasus ini sejalan dengan tren indeks kualitas udara yang semakin buruk, disebabkan oleh kendaraaan, industri, kabakaran hutan dan lahan (Karhutla),” ungkap Muslim.

Ia mengimbau, masyarakat supaya menjaga kesehatan dengan melakukan 6M 1S. “Saya mengimbau masyarakat untuk melakukan 6M 1S yakni, memeriksa kualitas udara melalui aplikasi atau website, mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan penjernih udara dalam ruangan, menghindari sumber polusi dan asap rokok,” ujarnya.

Selanjutnya, selalu menggunakan masker saat polusi udara tinggi, melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, segera konsultasi dengan tenaga kesehatan jika muncul keluhan pernapasan.

Tags: Dampak El NinoEl NinokesehatanldiiPangan

Comments 1

  1. Mulyana says:
    2 years ago

    Semoga alloh, paring kesehatan kepada semuanya,,, ldii jaya RI jaya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas
  • Masginowe on Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita
  • Sudin on Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene
  • Sudin on Ikhlas Hina
  • Abdillah Mubarok on Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

12
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

3
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

3
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

4
LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan

LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan

February 17, 2026
Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

February 17, 2026
Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas

Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas

February 17, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan February 17, 2026
  • Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara February 17, 2026
  • Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas February 17, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.