Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

GenFest Hadirkan Talkshow Inspiratif tentang Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat

2026/04/09
in Nasional
0
GenFest menghadirkan talkshow inspiratif bertajuk “Memahami Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat”. Foto: LINES.

GenFest menghadirkan talkshow inspiratif bertajuk “Memahami Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat”. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (9/4). GenFest menghadirkan talkshow inspiratif bertajuk “Memahami Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat” pada Rabu (8/4/2026). Acara ini menghadirkan dua narasumber dari komunitas Generus Tuli Indonesia, yakni Flafirsty Azzahra Marumi (Fla) dan Ardha Ikrimatu Zanjabila dengan pendampingan juru bahasa isyarat (JBI) Puti Miftahul Hasanah.

Pada sesi awal, Fla menyampaikan materi terkait *deaf awareness* atau pemahaman tentang dunia tuli. Ia menjelaskan teman tuli memiliki cara komunikasi yang beragam dan tidak bisa disamaratakan, “Teman tuli punya cara komunikasi berbeda-beda,” ujarnya. Fla menekankan bahwa istilah “tuli” bukan sekadar kondisi medis, melainkan identitas sosial dan budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Fla juga menjelaskan, bahasa isyarat merupakan bahasa ibu bagi banyak teman tuli dan menjadi kebanggaan dalam komunitas. Ia menyebutkan, komunikasi dalam budaya tuli bersifat visual, mengandalkan gestur, ekspresi wajah, serta kontak mata, “Bahasa isyarat adalah kebanggaan bagi dunia tuli,” katanya.

Dalam paparannya, Fla turut menjelaskan klasifikasi tingkat ketulian berdasarkan *Decibel Hearing Level*, serta meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa anggapan tuli tidak bisa berbicara atau berprestasi adalah keliru, “Banyak teman tuli yang bisa berprestasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fla memaparkan perbedaan antara Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), serta perbedaan budaya dengar dan budaya tuli dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya etika dalam berinteraksi, seperti menjaga kontak mata dan tidak memaksa membaca gerak bibir, “Kalau tidak paham, lebih baik bertanya ulang daripada berpura-pura mengerti,” pesannya.

Fla juga menyoroti pentingnya peran lingkungan, khususnya teman sebaya, dalam menciptakan ruang inklusif bagi teman Tuli. Ia menyampaikan, teman dengar perlu berinisiatif untuk mendekat dan memahami dunia tuli. “Teman-teman dengar perlu mau mendekat, berkenalan, dan belajar bahasa isyarat agar bisa membangun hubungan dengan teman Tuli,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa teman Tuli dan teman dengar memiliki kedudukan yang setara, sehingga tidak boleh ada diskriminasi dalam pergaulan.

Selain itu Fla menyampaikan, peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung anak Tuli. Ia menjelaskan, orang tua perlu menerima kondisi anak, memberikan akses komunikasi yang nyaman, serta bersedia mempelajari bahasa isyarat agar komunikasi dalam keluarga tetap terjalin dengan baik.

Memasuki sesi berikutnya, Ardha Ikrimatu Zanjabila menyampaikan materi dalam konteks keagamaan. Ia menjelaskan, pengajian Generus Tuli LDII telah dimulai sejak 1996 di Surabaya. Kegiatan ini berawal dari kepedulian para guru dengar yang mempelajari bahasa isyarat untuk membuka akses pembelajaran Al Quran dan Hadits bagi teman tuli, “Kami ingin teman-teman tuli memiliki akses ilmu agama yang sama,” ujarnya.

Ardha menambahkan, pengajian Tuli kini telah berkembang di berbagai wilayah seperti Sukoharjo, Gunungkidul, Bogor, hingga Jabodetabek. Ia juga menginisiasi pengajian rutin di Pondok Minhajurrosyidin, Pondok Gede, yang dilaksanakan setiap bulan dan diikuti peserta dari berbagai daerah.

Lebih lanjut Ardha mengungkapkan, pengembangan dakwah Tuli juga dilakukan melalui media digital, salah satunya melalui akun “Generus Tuli Indonesia” untuk menjangkau lebih banyak peserta. Bersama Fla, ia juga turut mendorong penyusunan materi Al Quran isyarat dan pengembangan kurikulum khusus agar pembelajaran lebih mudah dipahami oleh teman tuli.

“Kami ingin teman-teman Tuli bisa belajar agama dengan lebih aksesibel dan berjalan bersama menuju ridho Allah,” tutupnya. (Nisa)

Tags: Bahasa IsyaratGenerus TuliGenFestMunas X LDIITuli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Amiril Juaini on Lemhannas Ingatkan Ketahanan Nasional Tanggung Jawab Seluruh Elemen Bangsa
  • Amiril Juaini on Lemhannas Ingatkan Ketahanan Nasional Tanggung Jawab Seluruh Elemen Bangsa
  • Nanang Naswito on Munas X LDII Bahas Geopolitik Sekaligus Jadi Etalase Kemandirian Generasi Penerus
  • AngkaDH on Kemenag Apresiasi Pengajian Tuli dan Program Eco-Pesantren LDII
  • sahrudin udin on Aktris Ida Royani dan Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Warga LDII yang Mampu Gerakkan Ekonomi 500-an Miliar Rupiah
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Habib Ubaidillah Minta Peserta Munas X LDII Tunjukkan Budi Pekerti Luhur

Habib Ubaidillah Minta Peserta Munas X LDII Tunjukkan Budi Pekerti Luhur

April 7, 2026
GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

April 7, 2026
Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

April 7, 2026
Menteri Haji Ajak LDII Jadi Jembatan Kebijakan Pemerintah dengan Masyarakat

Menteri Haji Ajak LDII Jadi Jembatan Kebijakan Pemerintah dengan Masyarakat

April 7, 2026
GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

GenFest Munas X LDII Hadirkan Eka Yulianto, Angkat Perjalanan Menuju Mental Juara

5
Mahasiswa LDII Ini Raih Juara Inovasi Plastik Daur Ulang

Mahasiswa LDII Ini Raih Juara Inovasi Plastik Daur Ulang

3
Munas X LDII Bahas Penguatan Kebangsaan Serta Respons atas Krisis Global

Munas X LDII Bahas Penguatan Kebangsaan Serta Respons atas Krisis Global

3
Ponpes Wali Barokah Gelar Silaturahim Pengurus dan Guru

Ponpes Wali Barokah Gelar Silaturahim Pengurus dan Guru

3
GenFest Hadirkan Talkshow Inspiratif tentang Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat

GenFest Hadirkan Talkshow Inspiratif tentang Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat

April 9, 2026
Antisipasi Dinamika Global, Mendikdasmen Implementasikan Visi Pendidikan Bermutu untuk Semua

Antisipasi Dinamika Global, Mendikdasmen Implementasikan Visi Pendidikan Bermutu untuk Semua

April 9, 2026
Budaya dan Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Dinamika Global Disorot dalam Munas X LDII

Budaya dan Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Dinamika Global Disorot dalam Munas X LDII

April 9, 2026
Menbud Fadli Zon: Indonesia Bisa Jadi Episentrum Dunia Lewat Kekuatan Soft Power Budaya

Menbud Fadli Zon: Indonesia Bisa Jadi Episentrum Dunia Lewat Kekuatan Soft Power Budaya

April 9, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • GenFest Hadirkan Talkshow Inspiratif tentang Dunia Tuli dan Bahasa Isyarat April 9, 2026
  • Antisipasi Dinamika Global, Mendikdasmen Implementasikan Visi Pendidikan Bermutu untuk Semua April 9, 2026
  • Budaya dan Pendidikan Jadi Kunci Hadapi Dinamika Global Disorot dalam Munas X LDII April 9, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.