Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Kebangkitan Nasional dan Pendidikan yang Memanusiakan Manusia

2025/06/09
in Artikel
2
ilustrasi: Pinterest.

ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Thonang Effendi

Pada 20 Mei 1908, organisasi Budi Utomo didirikan oleh sekelompok pemuda cendekia. Bukan partai politik, bukan pula gerakan bersenjata. Namun dari sinilah api kesadaran nasional dinyalakan. Cita-cita mereka sederhana namun dalam: memajukan pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan demi mencerdaskan bangsa. Di tengah keterjajahan, mereka justru percaya bahwa kebangkitan harus dimulai dari pikiran.

Kita sering mengenang Budi Utomo sebagai tonggak awal Kebangkitan Nasional. Namun apakah kita cukup merenungkan bahwa yang mereka perjuangkan sejatinya adalah pendidikan? Bukan sekadar mencetak tenaga kerja, melainkan membangun manusia seutuhnya. Manusia yang merdeka dalam berpikir, berbudaya dalam bertindak, dan berjiwa sosial dalam kehidupan.

Gagasan ini berpaut erat dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Ia meyakini bahwa pendidikan bukan hanya transfer ilmu, tetapi sarana untuk memanusiakan manusia. “Pendidikan adalah daya upaya untuk memerdekakan manusia lahir dan batin,” ungkapnya. Adapun HOS Cokroaminoto mengajarkan bahwa pendidikan harus melahirkan pemimpin sejati—berilmu, berbudi, dan berdaya ubah.

Hari ini, di tengah hiruk pikuk kurikulum dan ujian standar, semangat itu kerap terasa sayup. Sekolah sering kali terjebak dalam rutinitas administratif, sementara peserta didik diburu target angka dan peringkat. Di sinilah kita perlu mengembalikan ruh pendidikan sebagai upaya memanusiakan manusia—membangun karakter, mengasah empati, dan menumbuhkan akal budi.

Konsep ini hari ini hidup dalam berbagai model pendidikan karakter, salah satunya yang dikembangkan oleh LDII melalui pendekatan pendidikan Profesional Religius. Model ini mengintegrasikan nilai-nilai religius, keterampilan hidup, dan kecakapan akademik secara holistik. Tujuannya bukan hanya mencetak lulusan yang pintar, tapi juga jujur, mandiri, dan berakhlak mulia. Pendidikan tidak hanya menjawab kebutuhan dunia kerja, tetapi juga kebutuhan jiwa dan masyarakat.

Dalam konsep 29 karakter luhur yang dikembangkan LDII, aspek profesionalitas tidak pernah lepas dari nilai spiritualitas. Nilai-nilai seperti jujur, amanah, kerja keras (mujhid), hemat (muzhid), serta prinsip kerja bener, kurup, janji menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Ini selaras dengan ajaran Ki Hajar dan HOS Cokroaminoto yang melihat bahwa karakter lebih utama daripada gelar.

Tentu, tantangan dunia pendidikan kita hari ini tidak ringan. Kesenjangan kualitas antarwilayah, minimnya literasi, kurikulum yang belum menyentuh kebutuhan zaman, serta dominasi informasi instan yang memicu fenomena post-truth menjadi tantangan serius. Namun, kita tidak bisa menyerah. Kita butuh pendidikan yang membebaskan, memberdayakan, dan membangun jiwa.

Solusinya bukan semata soal teknologi atau dana. Kita butuh orientasi baru dalam pendidikan: menghidupkan kembali nilai-nilai luhur, mendekatkan sekolah dengan realitas sosial, dan menjadikan guru sebagai teladan karakter. Pendidikan harus kembali membentuk manusia yang utuh, bukan hanya kompeten secara teknis, tetapi juga arif secara moral.

Seperti api yang pernah dinyalakan oleh para pendiri bangsa, kebangkitan sejati hanya akan lahir dari kesadaran. Kesadaran bahwa membangun bangsa bukan hanya membangun jalan dan gedung, tetapi membangun manusia yang berpikir, beretika, dan berdaya.

Bangsa besar tidak dibentuk oleh kekuatan ekonomi semata, tetapi oleh kekuatan nilai dan karakter warganya. Mari jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai pengingat bahwa pendidikan adalah ruh kebangkitan itu sendiri.

Penulis:

Thonang Effendi
*Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII

Tags: Kebangkitan Nasionalpendidikan

Comments 2

  1. Nidi Firdaus says:
    3 months ago

    Berita yang membangkitkan semangat persatuan

    Reply
  2. Gathot Wardoyo says:
    3 months ago

    Sudah Saatnya bangsa ini dihuni oleh masyarakat yg berkarakter luhur dan arus derasnya mampu mewarnai disemua lini kehidupan… Baldatun Thoyyibunn wa robbun Ghofur jadi kenyataan… Aamiin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat
  • Pak Dar on Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat
  • Angka_DH on Wali Kota Kediri Apresiasi Rangkaian HUT ke-80 RI di Ponpes Wali Barokah
  • J.A Fatoni on Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat
  • Angka Dwi Hadianto on Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat

Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat

August 30, 2025
Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

August 28, 2025
LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

August 28, 2025
Bupati Nganjuk Apresiasi Ponpes Al Ubaidah Gelar Jalan Sehat Keluarga dan Bazar Meriahkan HUT ke-80 RI

Bupati Nganjuk Apresiasi Ponpes Al Ubaidah Gelar Jalan Sehat Keluarga dan Bazar Meriahkan HUT ke-80 RI

August 28, 2025
Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat

Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat

10
LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

9
Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?

Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?

22
LDII Kabupaten Bandung Tingkatkan Kompetensi Da’i dan Da’iyah Lewat Pelatihan Dakwah

LDII Kabupaten Bandung Tingkatkan Kompetensi Da’i dan Da’iyah Lewat Pelatihan Dakwah

4
Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen

Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen

August 31, 2025
Membangun Toleransi di Ujung Timur Nusantara

Membangun Toleransi di Ujung Timur Nusantara

August 31, 2025
2.000 Warga Ikuti Jalan Santai Ponpes Wali Barokah

2.000 Warga Ikuti Jalan Santai Ponpes Wali Barokah

August 31, 2025
LDII Dukung Penuh Upaya Konservasi Terumbu Karang di Provinsi Banten

LDII Dukung Penuh Upaya Konservasi Terumbu Karang di Provinsi Banten

August 31, 2025

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Belajar Budi Pekerti dari Ponpes Nurul Hakim Kaliawen August 31, 2025
  • Membangun Toleransi di Ujung Timur Nusantara August 31, 2025
  • 2.000 Warga Ikuti Jalan Santai Ponpes Wali Barokah August 31, 2025

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.