Rembang (22/1). DPD LDII Kabupaten Rembang menegaskan arah organisasi dengan penguatan regenerasi dan kontribusi kebangsaan. Program tersebut ditetapkan seiring terpilihnya kembali Moehammad Arief Kamaludin sebagai ketua periode 2025–2030.
Penetapan kepengurusan baru dikukuhkan dalam acara di Pendapa Museum RA Kartini, Rembang, Jawa Tengah pada Sabtu (27/12/2025). Kegiata tersebut dihadiri jajaran pengurus wilayah serta perwakilan pemerintah daerah.
Sekretaris DPW LDII Jawa Tengah, Eko Sutanto, mengapresiasi komposisi pengurus yang didominasi generasi muda. Ia menyebut keberlanjutan organisasi perlu dirancang secara sadar melalui kaderisasi terukur. “Regenerasi harus diciptakan. Di Rembang, sekitar 64 persen pengurus berusia di bawah 35 tahun, ini modal besar untuk kerja organisasi jangka panjang,” ujarnya di sela pengukuhan.
Eko juga menyoroti kualitas sumber daya manusia pengurus yang beragam, dari latar pendidikan sarjana hingga doktor, termasuk tenaga medis. Ia menilai keragaman kompetensi ini memperkuat kapasitas organisasi dalam merespons isu kebangsaan dan kebutuhan masyarakat. “Struktur muda perlu ditopang kualitas, dan itu terlihat di Rembang,” katanya.
Ketua terpilih Moehammad Arief Kamaludin menekankan pentingnya kolaborasi lintas ormas dan tokoh agama. Ia menilai persepsi keliru terhadap LDII muncul akibat kurangnya pemahaman, “Di Rembang, kami menjalin hubungan erat dengan MUI dan ormas Islam. Persatuan menjadi kunci, Islam satu kekuatan, dan NKRI harga mati,” ucap Arief.
Pada kesempatan yang sama, Eko Sutanto memaparkan “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”. Program tersebut mencakup kebangsaan, dakwah yang menyejukkan, pendidikan berkarakter, ketahanan pangan dan lingkungan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, teknologi digital, serta pengembangan energi baru terbarukan.
“Dakwah berjalan seiring aksi. Di Blora, pembibitan sorgum bersertifikat sudah mencapai 20 hektare, juga pemanfaatan energi surya dan tenaga air di pesantren LDII,” jelasnya.
Apresiasi datang dari Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa, yang mewakili bupati. Ia menilai LDII memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Empat pesan bupati disampaikan, mulai dari penguatan kemitraan pemerintah-daerah, pengembangan dakwah moderat, pembinaan generasi muda berkarakter kebangsaan, hingga dukungan program sosial keagamaan dan ketahanan keluarga,” ujarnya.
Dalam susunan kepengurusan masa bakti 2025–2030, Moehammad Arief Kamaludin kembali dipercaya sebagai ketua. Posisi sekretaris diemban Nyoto Teguh Santoso, sementara Bendahara dijabat Umar Ma’ruf. Kepengurusan ini diharapkan memperkuat kerja LDII Rembang melalui kader muda, kolaborasi lintas pihak, dan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.











