Mempawah (8/3). Ketua LDII Kalimantan Barat Susanto mengajak para pelajar sekaligus generasi muda untuk meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Hal ini disampaikan saat memberikan tausiyah kepada para peserta Pesantren Kilat (Sanlat) SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, di Aula Kompleks Masjid Agung Al Falah, Mempawah, Kalimantan Barat pada Rabu (4/3/2026).
Dalam tausiahnya, ia mengingatkan tentang hadis Rasulullah SAW mengenai orang yang rugi dalam berpuasa karena tidak mendapatkan pahala ibadah selain menahan lapar dan dahaga. “Jangan sampai Ramadan berlalu begitu saja tanpa mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perilaku,” ujarnya di hadapan sekitar enam ratus peserta pesantren kilat.
Ia mengajak dalam meningkatkan kualitas ibadah, perlu meraih ‘5 Sukses Ramadan’. Yakni, sukses ibadah puasa, salat tarawih, tadarus, ibadah di lailatul qadar, dan sukses zakat. “Dengan demikian tidak menjadi golongan yang merugi, sehingga ampunan, rahmat dan barokah dari Allah bisa diraih,” ungkapnya.
Susanto juga mengingatkan kemajuan teknologi digital sebutnya, seperti tulisan atau komentar di beberapa media sosial juga mesti dijaga. “Saat berinteraksi di media sosial juga harus bijak dan hindari postingan atau narasinya yang bermuatan adu domba, kebencian, fitnah dan lain sebagainya,” jelasnya.
Puasa Ramadan adalah momentum muhasabah dan upgrade diri agar menjadi generasi yang saleh secara personal ataupun sosial. “Ibarat madrasah dan diperkuat dengan kegiatan Pesantren Kilat yang dilakukan sekolah, maka harapannya meningkatkan ibadah termasuk tertib dan disiplin di lingkungan sekolah,” imbuh Susanto.
Sementara itu Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, Bambang Juwarno mengatakan pesantren kilat digelar untuk menanamkan karakter yang religius dan berakhlak mulia. “Sebagai lembaga pendidikan, sekolah punya visi agar peserta didik berakhlakul karimah dengan memegang nilai-nilai religiusitas,” terangnya.
Kegiatan Pesantren Kilat SMK N 1 Mempawah Hilir juga dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Kemenag Kabupaten Mempawah, H.Muhamad Syabirin, Ketua IPARI Mempawah, Syahrudin dan para dewan guru serta perwakilan komite.
(*/Amad)











