Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

KLH Ungkap Pentingnya Kesadaran Kolektif Tanggulangi Dampak Perubahan Iklim

2025/06/01
in Headlines, Nasional
1
Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Irawan Asaad menjadi pembicara di webinar 'Pengenalan Jejak Karbon dan Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim'. Foto: LINES.

Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Irawan Asaad menjadi pembicara di webinar 'Pengenalan Jejak Karbon dan Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim'. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (31/5). Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyelenggarakan webinar bertajuk “Pengenalan Jejak Karbon dan Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim” pada Sabtu (31/5). Kegiatan ini sebagai komitmen LDII dalam mendukung edukasi lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Webinar ini menghadirkan Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Irawan Asaad. Ia menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif dalam menanggulangi dampak perubahan iklim, terutama dari sisi individu dan organisasi.

Dalam paparannya, Irawan mengapresiasi inisiatif LDII yang telah melibatkan masyarakat, khususnya ormas Islam, dalam upaya edukasi lingkungan. Ia menyatakan bahwa peran ormas sangat strategis dalam menyebarkan pemahaman tentang perubahan iklim dan mendorong gaya hidup rendah emisi.

“LDII telah menunjukkan peran strategisnya dalam menyuarakan isu perubahan iklim. Edukasi seperti ini sangat diperlukan untuk mendorong gaya hidup rendah emisi di masyarakat,” ujar Irawan.

Ia menjelaskan bahwa efek rumah kaca menyebabkan panas terperangkap di atmosfer bumi, memicu naiknya suhu global secara signifikan. “Perubahan iklim disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca, baik yang bersifat alami maupun yang dihasilkan dari aktivitas manusia,” ungkapnya.

Indonesia sebagai negara kepulauan, lanjutnya, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. “Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi ancaman nyata seperti naiknya permukaan air laut, kebakaran hutan, kerusakan ekosistem darat dan laut, serta bencana hidrometeorologis,” tambahnya.

Irawan mengutip Surat Ar-Rum ayat 41 untuk menekankan tanggung jawab manusia terhadap kerusakan lingkungan. “Kerusakan di darat dan laut adalah akibat perbuatan manusia. Ini bukan hanya isu lingkungan, tapi juga amanah spiritual yang harus dijaga,” tegasnya.

Salah satu solusi yang ditawarkan dalam webinar ini adalah pemahaman dan penghitungan jejak karbon (carbon footprint). Ia menyebutkan bahwa jejak karbon bisa dihitung dari skala individu hingga negara, termasuk dari aktivitas rumah tangga, industri, organisasi, bahkan dari sebuah produk.

“Jejak karbon adalah ukuran dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung,” jelas Irawan.

Untuk mendukung hal ini, KLH telah mengembangkan aplikasi perhitungan jejak karbon. Aplikasi tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat mengetahui dan menghitung emisi karbon yang dihasilkan dari berbagai aktivitas, dengan harapan masyarakat terdorong untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih ramah lingkungan.

Dalam konteks global, Irawan menyebut bahwa pada tahun 2023 Indonesia menempati urutan ke-6 sebagai penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, setelah Tiongkok yang berada di posisi pertama. Meski menjadi salah satu negara terdampak paling serius, Indonesia juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam penurunan emisi global.

Ia menegaskan bahwa Indonesia telah menunjukkan komitmen serius dengan menjadi bagian dari Paris Agreement, perjanjian internasional yang bertujuan membatasi kenaikan suhu global hingga di bawah 1,5 derajat celcius. “Pemerintah Indonesia telah menetapkan target penurunan emisi melalui Nationally Determined Contribution (NDC), serta menerbitkan berbagai regulasi, termasuk UU dan peraturan menteri, guna mempercepat implementasinya,” jelasnya.

Dalam penutup, Irawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam pengendalian perubahan iklim. “Rasulullah bersabda, jika terjadi kiamat, sementara di tangan seseorang ada tunas tanaman, maka tanamlah jika masih sempat. Ini menggambarkan bahwa sekecil apa pun aksi kita untuk lingkungan, tetap memiliki makna besar,” tutupnya.

Tags: BPLHKementerian Lingkungan HidupKLHldiiPengenalan Jejak KarbonPerubahan Iklimwebinar

Comments 1

  1. Giri Richard says:
    9 months ago

    Alhamdulillah bisa terus beramal solih untuk kebaikan bumi Indonesia..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Nanang Naswito on Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

Kunjungi Pesantren Al-Risalah Polman, Cendekiawan NU Teliti Peran Dakwah LDII

February 6, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

4
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
Kunjungi LDII, Kapolsek Pancoran Mas Ajak Cegah Kenakalan Remaja Jelang Ramadan

Kunjungi LDII, Kapolsek Pancoran Mas Ajak Cegah Kenakalan Remaja Jelang Ramadan

February 14, 2026
LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan

LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan

February 13, 2026
Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja

Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja

February 13, 2026
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

February 13, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kunjungi LDII, Kapolsek Pancoran Mas Ajak Cegah Kenakalan Remaja Jelang Ramadan February 14, 2026
  • LDII Aceh Tengah dan IAIN Gajah Putih Takengon Perkuat Kerja Sama Pendidikan February 13, 2026
  • Jelang Ramadan, LDII Meruya Utara Gelar Bazar Murah untuk Bentuk Kemandirian Remaja February 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.