Bima (2/1). Jajaran pengurus DPD LDII Kota dan Kabupaten Bima silaturahim dengan Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan. Kunjungan tersebut untuk mempererat komunikasi dan sinergi dengan TNI, yang berlangsung pada Selasa (30/12) di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua DPD LDII Kota Bima, Umar Hamdan menjelaskan LDII memiliki delapan program program kerja. Di antaranya wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya persoalan sampah.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam membina umat agar memiliki rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. “LDII berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial melalui berbagai program nyata, termasuk edukasi kebersihan dan pengelolaan sampah,” ujar Ust. Umar Hamdan.
Senada dengan Umar Hamdan, Ketua DPD LDII Kabupaten Bima, Ahmad menekankan pentingnya pengamalan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Empat pilar tersebut sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan mengapresiasi kunjungan pengurus LDII Kota dan Kabupaten Bima. “Peran organisasi kemasyarakatan seperti LDII sangat strategis dalam membantu menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan dakwah, kebangsaan, dan sosial,” ujarnya.
Dandim juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan organisasi kemasyarakatan merupakan kunci dalam menjaga persatuan, keamanan, serta membangun masyarakat yang harmonis dan berkarakter.
Jajaran pengurus DPD LDII Kota Bima yang hadir di antaranya Dewan Penasihat Dodi Arifianto, Sekretaris Abdul Syukur, Bendahara Ariyanto, Wakil Sekretaris Rudi Haryono, serta Ismail Nur Bima, guru Pondok Pesantren Al Azis. Sementara dari DPD LDII Kabupaten Bima, hadir Dewan Penasihat Edi Supriadi dan Usman, Sekretaris Jufrin, serta Bendahara Puasa.










