Demak (22/1). DPD LDII Kabupaten Demak menggelar Gebyar Harmoni Kota Wali 2025 sebagai bagian dari pengabdian sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. LDII menempatkan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan sosial di daerah.
Ketua DPD LDII Kabupaten Demak, Kurniawan Arifendi menjelaskan, Gebyar Harmoni dirancang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, program organisasi perlu hadir dalam format kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, “Kami berupaya menjadikan kegiatan ini sebagai ruang kerja bersama lintas sektor, bukan agenda internal semata,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.
Kurniawan mengatakan, Gebyar Harmoni Kota Wali menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi dalam pengabdian sosial. Sementara bagi masyarakat, kegiatan ini membuka akses terhadap berbagai layanan publik dalam satu ruang.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, LDII berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai rujukan penguatan harmoni sosial dan solidaritas di Kabupaten Demak,” katanya.
Bupati Demak Eisti’anah mengapresiasi konsistensi LDII dalam menghadirkan kegiatan pelayanan publik lintas sektor. Ia menilai Gebyar Harmoni memiliki format yang efektif karena menggabungkan edukasi lingkungan, penguatan kerukunan umat beragama, serta layanan langsung kepada warga. “Model kegiatan seperti ini membantu pemerintah daerah menjangkau masyarakat secara lebih menyeluruh,” ujar Eisti’anah.











