Cilegon (31/8). Upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya kerusakan ekosistem laut terus dilakukan. Di antaranya menanam bibit terumbu karang di pesisir Merak dan perairan Sangiang pada 3 dan 13 Agustus 2025.
DPW LDII Banten melalui Cinta Alam Indonesia Diving Club (CAI DC) bersama Wali Kota Cilegon dan Bupati Serang, mendukung penuh upaya konservasi terumbu karang di Banten. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembentangan bendera raksasa di perairan Merak.
“Ini menjadi motivasi dan semangat untuk terus mencintai tanah air, menjaga kedaulatan, serta mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Wali Kota Cilegon Robinsar.
Ia menilai kontribusi seluruh pihak mencerminkan nasionalisme, meskipun dilakukan secara sederhana dan berharap tidak berhenti sebagai simbolik saja namun juga tertanam jiwa patriot. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus diselenggarakan, ini juga ajakan keada seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Sejalan dengan itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah setuju dan sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Ini hal yang luar biasa dan kali pertama bagi saya. Maka dari itu mari saling bersinergi dalam menjaga kedaulatan,” ungkapnya.
Ratu mengungkapkan potensi laut menjadi salah satu prioritas dan mengajak semuanya bisa terus berkontribusi bagi negara. “Sebagai manusia juga wajib menjaga ekosistem laut untuk mempertahankan kelestariannya. Bukan kegiatannya saja tapi diri manusia juga,” tuturnya.
Acara yang berlangsung mulai dari awal bulan Agustus ini adalah rangkaian kegiatan menyemarakkan kemerdekaan. Dari kegiatan bersih lingkungan, pembentangan bendera merah putih raksasa, penanaman bibit terumbu karang, transplantasi karang, dan pengibaran bendera merah putih di dasar laut menjadi wujud rasa bangga menjadi warga negara Indonesia.
Sementara itu, Ketua CAI DC Edwin Sumiroza menyatakan LDII akan terus menjaga kedaulatan negara. “Tidak ada kesadaran geografis jika tidak kita tumbuhkan, kita harus bersyukur hidup di Indonesia bisa menikmati segala kekayaannya. Maka dari itu LDII melalui 29 karakter luhur dan nilai kebangsaan berkomitmen akan terus berkontribusi dan bersinergi dengan pemerintah di tiap tingkatan,” pungkasnya.
Edwin yang juga sebagai Ketua DPP LDII menambahkan, kegiatan ini menjadi serangkaian acara bulan bakti nasional yang dilaksanakan dari tanggal 1-31 Agustus tiap tahunnya. “LDII telah melakukan kick off ada awal bulan. Dari melakukan bersih lingkungan, masjid, pondok pesantren, dan ikut kontribusi lain sebagai wujud kepedulian sosial,” ujarnya.
Kegiatan ini didukung oleh Lanal Banten, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Forum Potensi SAR (Fotsar), Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi), relawan Banten, serta kepolisian, aparat, dan warga sekitar.