Bandung (16/2). DPD LDII Kabupaten Bandung menggelar Pelatihan Tilawatil Quran bagi qori dan qoriah pada Jumat (13/2/2026) di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan da’i dan da’iyah.
Pelatihan tersebut dirancang sebagai program rutin mingguan. Pada pelatihan perdana ini, LDII menghadirkan pemateri dari Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Azis Kawakibi.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi, mengapresiasi kehadiran pemateri serta antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja LDII tahun 2026, khususnya di bidang agama dan dakwah, “Kerja sama dengan Kementerian Agama sangat strategis karena menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya da’i dan da’iyah,” ujarnya.
Dalam pelatihan perdana tersebut, peserta mulai dikenalkan dengan tujuh irama dasar tilawatil Quran dalam gaya mujawwad, yakni Bayyati, Shaba, Hijaz, Rast, Jiharkah, Sika, dan Nahawand. Penguasaan irama tersebut diharapkan dapat memperkaya ekspresi bacaan tanpa mengabaikan ketepatan tajwid dan makharijul huruf.
Azis Kawakibi menyampaikan bahwa penguasaan ilmu tajwid merupakan prasyarat penting sebelum mendalami tilawatil Quran. Menurutnya, kemampuan melantunkan ayat Al-Qur’an dengan baik tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga latihan yang konsisten, “Kuncinya adalah kesabaran dan ketekunan. Terus hadir dan berlatih secara rutin agar kemampuan tilawah semakin meningkat,” ujarnya.
Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Arif Nurul Iman, berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan qori dan qori’ah, baik dari sisi ketepatan bacaan maupun keindahan lantunan sesuai kaidah. Senada dengan itu, Wanhat LDII Kabupaten Bandung, Yayat Hernawan, menilai pelatihan rutin ini penting dalam menyiapkan regenerasi qori dan qoriah serta memperkuat dakwah bil hal di tengah masyarakat.
Didin Suyadi menegaskan bahwa program bimbingan tilawatil Quran ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi LDII dengan Kementerian Agama, guna meningkatkan keterampilan peserta dalam menguasai tujuh langgam bacaan Al-Qur’an.












