Kudus (20/2). DPD LDII Kabupaten Kudus menggelar Talk Show Perempuan Inspiratif Part II. Kegiatan bertema “Jadikan Media Sosialmu Berkah” tersebut, diadakan di GSG Syaifuddin Zuhri, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (1/2/2026).
Sekitar 500 peserta perempuan dari berbagai wilayah di Kudus mengikuti kegiatan tersebut. Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kudus, Soehardi membuka acara dan menyampaikan arah pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat. Ia meminta peserta menggunakan media sosial dan gawai untuk kegiatan yang memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan.
“Media sosial dan gawai seharusnya digunakan untuk hal-hal yang membawa manfaat. Ketika teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan kegiatan sosial, beribadah, berinfak, bersedekah, dan berzakat juga akan tumbuh,” kata Soehardi.
Ketua Panitia Sri Winarni menjelaskan alasan panitia memilih tema media sosial dalam kegiatan tersebut. Ia menilai media sosial memegang peran besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi perempuan.
“Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai media dakwah, penguatan ekonomi keluarga, serta pengembangan kapasitas diri. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para perempuan agar lebih bijak, produktif, dan tetap bernilai ibadah dalam bermedia sosial,” ujar Sri Winarni.
Panitia menghadirkan kreator konten Hasan Sule sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Hasan mengajak peserta menempatkan media sosial sebagai alat untuk menyampaikan pesan yang baik.
“Jika niat benar dan diisi dengan konten yang positif, media sosial bisa menjadi ladang kebaikan. Perempuan memiliki peran strategis dalam menghadirkan konten yang menenangkan, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Hasan Sule.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus Muhammad As’ad mengajak para peserta memanfaatkan media sosial secara cerdas dan produktif untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sosial. Menurut dia, pemanfaatan media sosial yang terarah dapat membuka peluang pengembangan diri.
“Gunakan media sosial dengan bijak dan produktif, sehingga memberi manfaat bagi diri kita, keluarga, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sedangkan, Sekretaris Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kudus Bambang Hariyanto menyampaikan refleksi tentang perubahan di era digital. Ia menilai perubahan berlangsung cepat dan menuntut setiap orang meningkatkan kemampuan beradaptasi.
“Yang mampu bertahan bukan mereka yang paling besar atau paling kuat, melainkan yang paling adaptif. Saat ini, banyak peluang ekonomi muncul melalui media sosial tanpa membutuhkan modal besar, tetapi memerlukan kemauan, keyakinan, dan kerja keras,” tutur Bambang.












