Magelang (22/2). DPD LDII Kabupaten Magelang mengumpulkan para takmir masjid naungan LDII. Acara berlangsung di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan dihadiri Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang Modrik Santoso.
Modrik membuka pengarahan dengan menekankan penguatan akhlak, terutama kewajiban anak terhadap orang tua. Ia meminta para takmir menyampaikan ajaran tersebut kepada warganya di wilayah masing-masing sebagai bagian dari pembinaan karakter, “Anak harus tetap takzim, berbakti, menghormati, dan menyenangkan hati orang tua, serta berusaha menuruti kehendaknya sesuai kemampuan,” ujar Modrik.
Ia mengingatkan, ketika anak belum mampu memenuhi keinginan orang tua, anak perlu meminta maaf dan memohon ridha. Ia juga menyoroti pentingnya kesantunan dalam bertutur kata, “Berbahasalah dengan baik (basa krama), jangan menyakiti hati, jangan berkata kasar apalagi membentak,” katanya.

Selain membahas akhlak, Modrik mengarahkan perhatian pada tantangan era digital. Ia meminta para takmir membimbing warganya dalam menggunakan media sosial secara bijak dan berhati-hati saat menyebarkan informasi.
“Pastikan informasi yang akan di-share atau dipublikasikan bukan hoaks dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan, permusuhan, atau perpecahan di masyarakat. Saring sebelum sharing,” ucapnya.
DPD LDII Kabupaten Magelang menggelar pengajian tersebut untuk memperkuat peran takmir sebagai pembina umat, baik dalam pembentukan akhlak maupun dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan masyarakat.












