Makassar (11/3). Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana menerima silaturahim jajaran pengurus DPD LDII Kota Makassar. Silaturahim diterima di Mako Polrestabes, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (13/2).
Ketua DPD LDII Kota Makassar, Muammar Asykur mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus memaparkan arah program kerja organisasi, “Tujuan kami pertama adalah silaturahim terkait kepengurusan baru. Kemudian kami juga memperkenalkan kegiatan-kegiatan LDII dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.
Muammar Asykur selanjutnya memaparkan delapan program kerja strategis yang meliputi bidang kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
“Program-program tersebut dirancang tidak hanya sebagai penguatan internal organisasi, tetapi juga sebagai kontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menyambut baik kunjungan pengurus LDII dan menilai audiensi tersebut sebagai langkah kolaboratif yang positif. “Saya senang sekali dapat kunjungan dari LDII. Ini merupakan kolaborasi yang sangat bagus antara LDII dengan kepolisian untuk menciptakan situasi di Kota Makassar yang kondusif,” ujar Arya.
Kapolrestabes berharap kerja sama antara kepolisian dan LDII dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam kegiatan dakwah dan pembinaan masyarakat. “Pendekatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran hukum dan menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan aparat penegak hukum menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana aman dan damai. “Semoga kita bisa semakin berkolaborasi untuk kegiatan dakwah serta kegiatan positif lainnya antara kepolisian dengan LDII,” pungkas Arya.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.

