Manokwari (30/3). Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Papua Barat terlibat dalam pemantauan hilal 1 Syawal 1447 H yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat. Kegiatan berlangsung di Pantai Masni, Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (19/3/2026).
“Keikutsertaan LDII adalah bentuk tanggung jawab untuk turut membantu pemantauan hilal di sejumlah titik yang ditentukan oleh pemerintah di seluruh Indonesia,” kata Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto.
Ia menambahkan partisipasi LDII ini merupakan kontribusi LDII dalam mendukung penetapan 1 Syawal, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. “Perbedaan metode dalam penentuan awal bulan Hijriah merupakan hal yang wajar dalam dinamika keilmuan. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan dan saling menghormati perbedaan,” tambah Suroto.
Pada kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba menyampaikan bahwa pemantauan hilal ini menjadi bagian penting dalam penentuan awal 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Keterlibatan berbagai lembaga dalam pemantauan hilal menjadi bentuk sinergi antar instansi guna menghasilkan keputusan yang dapat diterima seluruh umat Islam,” ujarnya.
Selain LDII Papua Barat, pihak yang ikut serta dalam pemantauan hilal di Pantai Masni antara lain jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Pengadilan Agama Manokwari, perwakilan Majelis Ulama Indonesia Papua Barat, serta beberapa ormas Islam seperti DMI Kabupaten Manokwari dan PHBI Kabupaten Manokwari.

