Salatiga (15/1). Ketua DPD LDII Kota Salatiga Siswarsono dan sejumlah warga LDII mengikuti kegiatan penanaman 800 bibit pohon di Lereng Merbabu Utara. Kegiatan yang melibatkan lintas lembaga itu, berlangsung Desa Tajuk, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (28/12/2025).
Kegiatan pelestarian lingkungan ini berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Salatiga itu, merupakan bagian dari program Ruang Tanam Bibit Adopsi yang diinisiasi komunitas Latar Kalitan. Mengusung tema “Budaya Menanam, Melestarikan Air, Melestarikan Kehidupan”, kegiatan ini diarahkan untuk menjaga kawasan resapan air, sekaligus memperkuat kesadaran publik terhadap kelestarian ekosistem di lereng Gunung Merbabu.
Sebanyak 100 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas warga setempat, komunitas lingkungan, aparat kepolisian, serta instansi pemerintah. Bibit pohon berasal dari skema adopsi berbagai pihak, termasuk warga, Polres Salatiga, dan Dinas Lingkungan Hidup. Setiap bibit diberi penanda identitas untuk memastikan pemantauan dan perawatan jangka panjang.
Siswarsono menilai keterlibatan LDII dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen organisasi, untuk berkontribusi pada isu lingkungan. Ia menyebut penanaman pohon menjadi langkah penting menjaga keseimbangan alam, terutama di kawasan hulu yang berpengaruh langsung terhadap ketersediaan air bagi masyarakat sekitar. “Merawat alam berarti menjaga kehidupan bersama. Lereng Merbabu memiliki fungsi strategis sebagai daerah tangkapan air,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan partisipasi warga LDII merupakan bagian dari edukasi lingkungan yang berkelanjutan. Menurutnya, gerakan menanam pohon perlu dibarengi kepedulian merawat dan mengawasi pertumbuhannya, agar manfaat ekologis dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi berikutnya.
DPD LDII Kota Salatiga berharap keterlibatan ini mendorong masyarakat luas menumbuhkan budaya menanam, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di kawasan pegunungan dan sekitarnya.

