Mamuju (3/2). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat Muh. Darwis Damir menerima silaturahim jajaran pengurus DPW LDII Sulawesi Barat. Pertemuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan ini berlangsung di Kantor Kesbangpol Sulbar, Jumat (30/1/2026).
Hadir mendampingi Kepala Kesbangpol Sulbar, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional serta perwakilan Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Ormas. Sementara jajaran pengurus LDII terdiri dari Ketua DPW LDII Sulbar Rianto, Ketua DPD LDII Mamuju Bambang Cahyadi, dan Anggota Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII Dwi Pramono. Turut hadir pula cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Ali.
Dalam pertemuan tersebut, Rianto menegaskan bahwa arah gerak organisasi di Sulawesi Barat difokuskan pada pembangunan umat secara kolektif bersama pemerintah provinsi. “LDII berkomitmen meningkatkan kontribusi ormas dalam pembinaan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Rianto memaparkan program unggulan LDII meliputi riset kolaboratif, pembinaan generasi muda dan usia dini (PAUD), dan aktivitas dakwah di masjid-masjid dengan melibatkan unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kepala Kesbangpol Sulbar Muh. Darwis Damir menyambut positif program LDII tersebut. Ia menyatakan akan melakukan kunjungan lapangan ke berbagai ormas sebagai bentuk penguatan komunikasi dan pengawasan kelembagaan, ”Peran lembaga dakwah sangat strategis dalam membantu pemerintah meluruskan pemahaman keagamaan, mencegah perpecahan, serta meredam potensi gesekan sosial,” ujarnya.
Kesbangpol Sulbar memandang ormas keagamaan sebagai mitra vital dalam edukasi dakwah, pencegahan radikalisme, dan penguatan nasionalisme. “Momentum Musyawarah Nasional (Munas) DPP LDII dan rencana Musyawarah Wilayah (Muswil) mendatang diharapkan menjadi batu loncatan untuk mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah demi kemajuan Sulawesi Barat,” harapnya.
Sebagai simbol penguatan literasi kebangsaan, Dwi Parmono bersama Ahmad Ali menyerahkan buku bertema nasionalisme dan peran ormas kepada Kepala Kesbangpol Sulbar.(*)











