Tabalong (7/1). Di saat hiruk-pikuk kembang api mewarnai langit malam pergantian tahun, sebanyak 150 generasi penerus (generus), DPD LDII Kabupaten Tabalong justru menggelar pengajian. Mereka berkumpul di Gedung Serbaguna, Tabalong, Kalimantan Selatan, untuk mengikuti pengajian akhir tahun pada Rabu (6/1/2026).
Acara itu bertajuk “Pengajian Akhir Tahun untuk Generasi Emas yang Berbudi Luhur dan Berkualitas (Perahu Kertas)”. Kegiatan itu diawali dengan mengaji Al Quran dan Al Hadits, dilanjutkan tausiyah Dewan Penasehat DPD LDII Tabalong, Muhammad Ilyas mengenai materi 29 Karakter Luhur.
Ilyas mengatakan, generasi muda perlu membentengi diri dari degradasi moral dengan tasyakur dan tawadhu. “Sikap tersebut adalah benteng. Jika generasi muda memegang erat prinsip ini, mereka tidak akan mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif lingkungan dan zaman,” tegasnya.
Selain tausiyah, acara juga diisi dengan gim cerdas cermat seputar pengetahuan agama, makan, dan tahajud bersama. Ketua Pembina Penggerak Generasi Penerus (PPG) Tabalong, Ponco Utomo yang juga hadir saat itu mengatakan, generasi muda harus unggul dan kompetitif. “Karakter Luhur bukan sekadar hafalan, tapi modal utama untuk bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin keras,” pesannya.
Senada, Ketua DPD LDII Kabupaten Tabalong, Hipni Rosadi juga mengungkapkan, ia mengapresiasi agenda rutin tahunan itu untuk membina mentalitas pemuda terhindar dari kegiatan tidak bermanfaat. “Yang luar biasa, mereka (generus) sendiri yang merencanakan acaranya dan mereka juga yang menjadi panitia. Kami hanya mengarahkan agar sesuai dengan keinginan dan kreativitas anak muda zaman sekarang,” ujar Hipni.
Hipni bersyukur acara berjalan lancar dan aman. “Anak-anak pulang ke rumah masing-masing membawa bekal ilmu dan pahala, melewati malam tahun baru dengan kegiatan yang jauh lebih positif,” pungkasnya. (rel)

