Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Musyawarah: Jembatan Ilahiah dari Visi Langit Menuju Realita Bumi

2025/07/07
in Opini
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Budi Muhaeni

Kita seringkali berbicara tentang kepemimpinan sebagai seni mengarahkan, sebuah keahlian dalam menentukan tujuan dan menavigasi bahtera organisasi menuju pelabuhan impian. Dalam literatur ilmu kepemimpinan, tugas esensial seorang pemimpin adalah merumuskan visi, menjelaskannya dengan gamblang, meyakinkan setiap individu akan urgensinya, lalu bersama sama mengukir misi dan strategi untuk meraihnya. Namun, di balik kerangka teori yang tampak pragmatis itu, tidakkah kita merasakan adanya dimensi yang lebih agung, sebuah sentuhan spiritual yang tak terucapkan?

Secara alamiah, atau lebih tepatnya, melalui takdir (qadarullah) yang telah digariskan, seorang pemimpin sejati yang terpilih bukan semata hasil perhitungan manusia. Di sana, terselip izin dan campur tangan Ilahi. Seolah-olah, Allah SWT mengusap ubun-ubunnya, mengalirkan ilham dan hikmah dalam setiap langkah kepemimpinannya.

Melalui dirinya, visi—jalan-jalan ke depan yang masih samar—ditunjukkan, menjadi penerang bagi mereka yang dipimpinnya. Visi itu bukan sekadar cetak biru, melainkan sebuah percikan cahaya masa depan yang dianugerahkan. Namun, visi, selayaknya bintang di langit malam, begitu tinggi dan terkadang terlampau jauh untuk dipahami oleh semua mata.

Ia bicara tentang esok yang belum terjamah, tentang potensi yang belum terwujud. Tidak jarang, karena keagungannya, visi justru disalahpahami, bahkan tak luput dari cemoohan. Di sinilah letak ujian sesungguhnya bagi seorang pemimpin. Setelah merumuskan visi, tugas mulianya adalah menerjemahkan kompleksitasnya ke dalam bahasa yang lebih sederhana, membumikannya agar dapat dicerna dan diterima oleh setiap insan yang dipimpinnya, baik secara langsung maupun melalui jembatan para wakilnya. Bagaimana mungkin kita meraih bintang jika kaki tak berpijak di bumi?

Di sinilah musyawarah menemukan makna sejatinya. Jika visi adalah kompas yang menjaga arah dan menyalakan semangat yang tak pernah padam, sementara misi dan strategi adalah peta jalan besar perjuangan, maka musyawarah adalah denyut nadi yang menggerakkan langkah-langkah nyata.

Ia adalah ruang inklusif di mana ide-ide bersemi, perbedaan perspektif bertemu, dan keputusan bersama dirajut, bukan semata dari satu pikiran, melainkan dari kedalaman kolektif. Inilah yang diamanatkan dalam Al-Qur’an, sebuah seruan yang mulia bagi para pemimpin: “…dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS. Ali ‘Imran: 159)

Ayat ini bukan sekadar perintah, melainkan sebuah petunjuk agung tentang bagaimana kepemimpinan seharusnya dijalankan—dengan melibatkan, mendengarkan, dan merangkul. Semakin mulia dan agung visi yang diusung, semakin besar pula tantangan dan upaya yang menuntut dedikasi.

Perjalanan menuju bintang tidaklah mudah; ia menuntut kesungguhan jiwa, semangat membara, perjuangan tanpa henti, pengorbanan ikhlas, kesabaran tak berbatas, dan jiwa optimistik yang tak gentar menghadapi badai. Sebuah perjalanan yang membutuhkan barisan pengawal yang tak pernah lelah, yaitu para pemimpin yang lahir di setiap generasi, yang terus menerus menghidupkan dan menyuburkan budaya musyawarah.

Sebab, musyawarah adalah mata air kebijaksanaan yang tak pernah kering. Sebagai makhluk hidup, kita memahami esensi dari bergerak, berubah, dan beradaptasi. Masa terus bergulir, zaman terus bergeser, dan generasi silih berganti. Kita diingatkan akan pepatah bijak, “Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya.” Sebuah siklus abadi yang akan terus terjadi hingga akhir masa, selaras dengan kehendak Ilahi. Dalam perputaran ini, musyawarah adalah jangkar yang menjaga kearifan lintas generasi. Dalam setiap lingkaran musyawarah, setiap suara memiliki hak dan kewajiban untuk terlontar.

Setiap individu didorong untuk menyampaikan pendapatnya, sesuai ilmu, ilham, dan konteks zamannya. Inilah kemuliaan musyawarah: tidak ada usulan yang jelek, tidak ada gagasan yang sia-sia. Semua yang terlontar, sekecil apa pun, menjadi butiran pertimbangan bagi seorang pemimpin dalam merajut keputusan terbaik di masa itu. Di ruang musyawarah, tidak ada penyesalan atas keputusan yang diambil, tidak ada perasaan beban yang dipikul sendiri, atau keangkuhan yang merasa paling hebat. Semua telah berkontribusi sesuai hak dan kapasitasnya, melahirkan keputusan demi keputusan, menggerakkan kegiatan demi kegiatan, hingga pada akhirnya, sebuah cita-cita agung, sebuah visi yang tadinya hanya impian, perlahan namun pasti, menjelma menjadi kenyataan.

Sebuah hikmah kuno menegaskan keutamaan musyawarah: “Tidak akan menyesal orang yang bermusyawarah, dan tidak akan rugi orang yang beristikharah (memohon pilihan terbaik kepada Allah).” Ini bukan sekadar pepatah, melainkan cerminan dari keyakinan bahwa dengan melibatkan akal dan hati banyak orang dalam pengambilan keputusan, risiko penyesalan akan berkurang drastis, dan jalan menuju keberhasilan menjadi lebih terang benderang.

Musyawarah, lebih dari sekadar prosedur, adalah cermin dari kebersamaan, perwujudan dari kepercayaan pada kolektif, dan pengakuan akan bahwa setiap insan adalah bagian tak terpisahkan dari visi besar yang diamanahkan. Ia adalah jembatan ilahiah yang menyambung visi dari langit ke realita bumi. (BM)

*Penulis adalah Dewan Penasihat DPD LDII Kota Balikpapan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • RAHMAT WAHID on Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan
  • Nidi Firdaus on Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur
  • Supardo bin Kayat on LDII Gunungkidul Bersihkan Sungai Wonosari, DLH Beri Apresiasi
  • Supardo bin Kayat on LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh
  • imam burhanudin on Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

August 20, 2025
Pesan Ketua LDII Banjarnegara: Pengurus Organisasi Harus Junjung Tinggi Nilai Kebangsaan

Pesan Ketua LDII Banjarnegara: Pengurus Organisasi Harus Junjung Tinggi Nilai Kebangsaan

August 20, 2025
LDII Gambir Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreasi Tumpeng Nusantara

LDII Gambir Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreasi Tumpeng Nusantara

August 20, 2025
LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

August 28, 2025
LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

9
Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?

Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?

21
Kerja Bakti LDII Ciallang Bangun Kesadaran Kolektif Peduli Lingkungan

Kerja Bakti LDII Ciallang Bangun Kesadaran Kolektif Peduli Lingkungan

2
Ketua Umum DPP LDII: Kebangsaan di Era Digital Harus Jadi Prioritas Utama

Ketua Umum DPP LDII: Kebangsaan di Era Digital Harus Jadi Prioritas Utama

2
Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur

Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur

August 28, 2025
LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

August 28, 2025
LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus

LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus

August 28, 2025
Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

August 28, 2025

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur August 28, 2025
  • LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran August 28, 2025
  • LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus August 28, 2025

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.