Ketapang (7/1). Ratusan generasi muda LDII Ketapang mengikuti Semangat Pengajian Akhir Tahun Generasi Ketapang (SEMARAK). Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baiturrahman, Ketapang, Kalimantan Barat, pada Rabu (31/12/2025).
Ketua DPD LDII Ketapang Tunggono menyebut, acara itu adalah salah satu cara LDII mencegah pengaruh negatif pergaulan pada anak muda terutama menjelang malam pergantian tahun. “SEMARAK dihelat dengan mengumpulkan anak muda di masjid, mengaji, refleksi diri, dan penguatan karakter dengan pembekalan keterampilan dan sebagainya. Artinya kami padukan antara ilmu, iman, dan akhlak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan itu sudah dikemas agar tidak monoton mendengarkan materi dengan beragam diskusi. “Suasana kegiatan memang lebih mengasikkan karena panitia mengemas dengan lebih interaktif. Jadi acaranya tidak membosankan,” jelas dia.
Lebih lanjut, Tunggono menegaskan, kegiatan yang digelar sejak magrib hingga malam itu dilandasi kepedulian terhadap generasi muda dalam menjaga pergaulan, juga membantu aparat menciptakan situasi pergantian tahun yang kondusif.
“Akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk mengajak anak-anak muda berhenti sejenak, merenung, dan memperkuat nilai-nilai keimanan. Selain itu juga membantu aparat dalam menciptakan kondisi Ketapang tetap kondusif,” imbuhnya.
Tunggono melanjutkan, acara saat itu juga diisi sosialisasi bahaya narkoba dari Polres Ketapang. “Harapannya generasi LDII mengenali edukasi bahaya narkoba untuk menjauhi. Mengingat sudah banyak kasus masa depan sirna karena narkoba. LDII berharap benih kebaikan yang ditanam di akhir tahun ini dapat tumbuh menjadi semangat baru dan siap memberi kontribusi nyata bagi Ketapang,” ujar Tunggono.
Komitmen LDII Kalimantan Barat Jaga Generasi Muda
Sementara itu DPD LDII Kubu Raya menggelar ngaji akhir tahun di Masjid Nur Hasan, Parit Sembin, Kubu Raya, pada Rabu (31/12/2025) yang dihadiri Camat Sungai Raya, Ikhsan Sukendra.
Ia mewakili Bupati Kubu Raya, mengapresiasi LDII yang berkomitmen membina generasi muda lewat acara tersebut. “Saya sependapat dengan langkah LDII, karena generasi adalah masa depan bangsa. Jika generasi ini baik maka perjalanan bangsa ini juga baik dan maju. Kegiatan LDII sangat positif dalam membina generasi,” jelasnya.
Ikhsan mengatakan, malam pergantian tahun bukan sekedar perayaan melainkan momentum untuk evaluasi diri agar kedepannya menjadi insan yang mulia.
Sementara itu, Sekretaris LDII Kubu Raya, Sucipto mengatakan, acara itu adalah bagian dari pembinaan rutin untuk menanamkan nilai keimanan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sebenarnya secara rutin dilakukan LDII. Karena target capaian untuk pembinaan generasi yakni terwujudnya generasi yang berakhlak mulia, berilmu dan mandiri. Ini bagian dari membentuk kesalehan pribadi,” katanya.

