Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Peduli Kaum Disabilitas, LDII Gelar Pengajian untuk Teman Tuli

2024/09/01
in Nasional
1
LDII menggelar pengajian bagi Teman Tuli di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur. Foto: LINES.

LDII menggelar pengajian bagi Teman Tuli di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (1/9). Teman Tuli harus mendapat perhatian yang sama, sehingga mereka bisa menjadi insan profesional religius. Hal itu diungkapkan Ketua Pengajian Generus Tuli Indonesia Arif Zuhri, di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (31/8).

“Kami berupaya agar warga LDII mendapatkan perhatian yang sama meskipun dalam kondisi terbatas. Kami berupaya memberikan pendidikan yang utuh sehingga mereka bisa menjadi manusia profesional religius dan mampu menerapkan 29 karakter luhur,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengajian itu berawal dari salah satu teman Tuli yang menginginkan pengajian sesamanya. “Kemudian gayung bersambut dan didukung oleh pengurus-pengurus LDII untuk mengadakan kegiatan ini. Saat ini yang sudah tergabung sebanyak 35 orang dari warga LDII Jabodetabek,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi peserta pengajian semakin meningkat. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan intensitas pengajiannya. “Kami sudah mengagendakan pengajian ini akan dilaksanakan sebulan sekali dan bisa diikuti oleh warga LDII penyandang Tuli. Kaitannya dengan 29 karakter akan kami ajarkan satu per satu kepada mereka,” paparnya.

Salah satu pemateri pengajian Tuli Rezky Achyana mengatakan, pengajian tersebut sebagai sarana bagi warga LDII penyandang disabilitas untuk belajar ilmu agama. “Kami menilai pengajian seperti ini sangat efektif. Karena mereka juga butuh ilmu agama, agar mereka juga bisa menjadi insan yang profesional religius,” ungkapnya.

Ia menilai, saat ini teman Tuli masih sangat terbatas akses untuk belajar. Terutama untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam kepada mereka. “Kami melihat mereka kesulitan mendapatkan akses dan ketika ada akses bagaimana untuk menyampaikannya. Untuk itu, kami berupaya mengumpulkan teman-teman ini untuk ikut mengaji. Dan alhamdulillah orangtuanya mendukung penuh kegiatan ini,” urainya.

Rezky juga mengatakan, para orangtua sangat bersyukur anaknya mempunyai komunitas sesamanya dalam belajar ilmu agama. “Para orangtua mengaku senang dan bersyukur, meski menempuh jarak yang cukup jauh mereka mendatangi pengajian ini. Mereka bersyukur anaknya bisa mengaji dengan sesama komunitasnya dan memudahkan anaknya untuk menyerap ilmu yang disampaikan,” ujarnya.

Ia menerangkan, dalam menyampaikan materi disesuaikan dengan kategori umur masing-masing peserta. “Kami sebagai pemateri memperhatikan materi sesuai kebutuhan di masing-masing kelas. Misalkan untuk anak-anak, mereka diberi materi tentang adab, praktek salat dan lain sebagainya. Sedangkan yang remaja dan dewasa mereka diberi materi tentang hukum-hukum Islam, dan cara membaca Al Quran,” lanjutnya.

Dalam pengajian itu, para orangtua juga diajarkan bahasa isyarat. Untuk memudahkan komunikasi sehari-hari dengan anaknya. Foto: LINES.

Hal yang selalu kami inginkan, tambahnya, bahwa mereka dengan orang non-disabilitas itu setara. “Ketika kami sebagai orang non-disabilitas diminta untuk menerapkan 29 karakter seharusnya teman-teman Tuli juga harus bisa mengimplementasikannya,” harapnya.

Tapi selama ini mereka tidak mendapat informasi yang utuh, bagaimana mereka bisa melakukannya. “Dengan adanya pengajian ini, kami merangkul teman-teman Tuli yang lainnya, dan kami menekankan bahwa kita mempunyai kewajiban yang sama. Teman Dengar dan Teman Tuli diharapkan bisa saling mendukung untuk melakukan kegiatan positif terutama dalam penerapan 29 karakter,” ujarnya.

Dalam pengajian itu, para orangtua juga diajarkan bahasa isyarat. Untuk memudahkan komunikasi sehari-hari dengan anaknya. Selain itu, para orangtua diharapkan bisa mengajar anaknya di rumah.

Salah satu Teman Tuli sekaligus inisiator pengajian tersebut Ardha Ikrima mengatakan, ia pernah melihat pengajian Tuli di Surabaya, Jawa Timur. Lantas, ia berkeinginan pengajian warga LDII Teman Tuli di Jakarta dan sekitarnya supaya diadakan.

“Akhirnya aku bertemu dengan temanku Bilqis, kami berdiskusi untuk bagaimana menyelenggarakan pengajian Al Quran dan Al Hadist khusus disabilitas tuli dengan bahasa isyarat. Akhirnya kami membuat program ini,” ujarnya melalui juru bicara isyarat.

Ia bertekad, warga LDII yang mengalami kekurangan itu harus mendapatkan kesempatan yang sama, karena penting untuk bisa memahami Al Quran dan Al Hadist. “Kami bersama teman-teman juga ingin masuk surga, untuk itu kami mengajak mereka untuk mengaji,” tambahnya.

Ia mengingatkan teman-temannya untuk jangan malu mengaji. Menurutnya, karena kalau mengajinya bersama orang yang normal pendengarannya, malah dikhawatirkan ilmunya tidak bisa diserap, “Tapi kalau sesama Teman Tuli bisa mudah dipahami karena gurunya juga memakai bahasa isyarat,” tutupnya.

Tags: ldiiPeduli DisabilitasPengajian Tuna RunguPonpes Minhaajurrosyidin

Comments 1

  1. mkurniadi says:
    1 year ago

    Ma syaalloh

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Arifin DS on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI
  • RAHMAT WAHID on LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI
  • Rubiyo on DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026
  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Mu’asyarah Bil Ma’ruf dan Mubadalah dalam Keluarga

Mu’asyarah Bil Ma’ruf dan Mubadalah dalam Keluarga

February 11, 2026
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

4
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

2
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

1
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

February 16, 2026
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

February 16, 2026
SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita February 16, 2026
  • Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua February 16, 2026
  • DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026 February 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.