Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Peduli Kaum Disabilitas, LDII Gelar Pengajian untuk Teman Tuli

2024/09/01
in Nasional
1
LDII menggelar pengajian bagi Teman Tuli di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur. Foto: LINES.

LDII menggelar pengajian bagi Teman Tuli di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (1/9). Teman Tuli harus mendapat perhatian yang sama, sehingga mereka bisa menjadi insan profesional religius. Hal itu diungkapkan Ketua Pengajian Generus Tuli Indonesia Arif Zuhri, di Ponpes Minhaajurrosyidin, Jakarta, Sabtu (31/8).

“Kami berupaya agar warga LDII mendapatkan perhatian yang sama meskipun dalam kondisi terbatas. Kami berupaya memberikan pendidikan yang utuh sehingga mereka bisa menjadi manusia profesional religius dan mampu menerapkan 29 karakter luhur,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengajian itu berawal dari salah satu teman Tuli yang menginginkan pengajian sesamanya. “Kemudian gayung bersambut dan didukung oleh pengurus-pengurus LDII untuk mengadakan kegiatan ini. Saat ini yang sudah tergabung sebanyak 35 orang dari warga LDII Jabodetabek,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi peserta pengajian semakin meningkat. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan intensitas pengajiannya. “Kami sudah mengagendakan pengajian ini akan dilaksanakan sebulan sekali dan bisa diikuti oleh warga LDII penyandang Tuli. Kaitannya dengan 29 karakter akan kami ajarkan satu per satu kepada mereka,” paparnya.

Salah satu pemateri pengajian Tuli Rezky Achyana mengatakan, pengajian tersebut sebagai sarana bagi warga LDII penyandang disabilitas untuk belajar ilmu agama. “Kami menilai pengajian seperti ini sangat efektif. Karena mereka juga butuh ilmu agama, agar mereka juga bisa menjadi insan yang profesional religius,” ungkapnya.

Ia menilai, saat ini teman Tuli masih sangat terbatas akses untuk belajar. Terutama untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam kepada mereka. “Kami melihat mereka kesulitan mendapatkan akses dan ketika ada akses bagaimana untuk menyampaikannya. Untuk itu, kami berupaya mengumpulkan teman-teman ini untuk ikut mengaji. Dan alhamdulillah orangtuanya mendukung penuh kegiatan ini,” urainya.

Rezky juga mengatakan, para orangtua sangat bersyukur anaknya mempunyai komunitas sesamanya dalam belajar ilmu agama. “Para orangtua mengaku senang dan bersyukur, meski menempuh jarak yang cukup jauh mereka mendatangi pengajian ini. Mereka bersyukur anaknya bisa mengaji dengan sesama komunitasnya dan memudahkan anaknya untuk menyerap ilmu yang disampaikan,” ujarnya.

Ia menerangkan, dalam menyampaikan materi disesuaikan dengan kategori umur masing-masing peserta. “Kami sebagai pemateri memperhatikan materi sesuai kebutuhan di masing-masing kelas. Misalkan untuk anak-anak, mereka diberi materi tentang adab, praktek salat dan lain sebagainya. Sedangkan yang remaja dan dewasa mereka diberi materi tentang hukum-hukum Islam, dan cara membaca Al Quran,” lanjutnya.

Dalam pengajian itu, para orangtua juga diajarkan bahasa isyarat. Untuk memudahkan komunikasi sehari-hari dengan anaknya. Foto: LINES.

Hal yang selalu kami inginkan, tambahnya, bahwa mereka dengan orang non-disabilitas itu setara. “Ketika kami sebagai orang non-disabilitas diminta untuk menerapkan 29 karakter seharusnya teman-teman Tuli juga harus bisa mengimplementasikannya,” harapnya.

Tapi selama ini mereka tidak mendapat informasi yang utuh, bagaimana mereka bisa melakukannya. “Dengan adanya pengajian ini, kami merangkul teman-teman Tuli yang lainnya, dan kami menekankan bahwa kita mempunyai kewajiban yang sama. Teman Dengar dan Teman Tuli diharapkan bisa saling mendukung untuk melakukan kegiatan positif terutama dalam penerapan 29 karakter,” ujarnya.

Dalam pengajian itu, para orangtua juga diajarkan bahasa isyarat. Untuk memudahkan komunikasi sehari-hari dengan anaknya. Selain itu, para orangtua diharapkan bisa mengajar anaknya di rumah.

Salah satu Teman Tuli sekaligus inisiator pengajian tersebut Ardha Ikrima mengatakan, ia pernah melihat pengajian Tuli di Surabaya, Jawa Timur. Lantas, ia berkeinginan pengajian warga LDII Teman Tuli di Jakarta dan sekitarnya supaya diadakan.

“Akhirnya aku bertemu dengan temanku Bilqis, kami berdiskusi untuk bagaimana menyelenggarakan pengajian Al Quran dan Al Hadist khusus disabilitas tuli dengan bahasa isyarat. Akhirnya kami membuat program ini,” ujarnya melalui juru bicara isyarat.

Ia bertekad, warga LDII yang mengalami kekurangan itu harus mendapatkan kesempatan yang sama, karena penting untuk bisa memahami Al Quran dan Al Hadist. “Kami bersama teman-teman juga ingin masuk surga, untuk itu kami mengajak mereka untuk mengaji,” tambahnya.

Ia mengingatkan teman-temannya untuk jangan malu mengaji. Menurutnya, karena kalau mengajinya bersama orang yang normal pendengarannya, malah dikhawatirkan ilmunya tidak bisa diserap, “Tapi kalau sesama Teman Tuli bisa mudah dipahami karena gurunya juga memakai bahasa isyarat,” tutupnya.

Tags: ldiiPeduli DisabilitasPengajian Tuna RunguPonpes Minhaajurrosyidin

Comments 1

  1. mkurniadi says:
    12 months ago

    Ma syaalloh

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supardo bin Kayat on LDII Gunungkidul Bersihkan Sungai Wonosari, DLH Beri Apresiasi
  • Supardo bin Kayat on LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh
  • Dharmajaya on T a k j u b
  • Nasru on LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh
  • Irwan yk on Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

August 20, 2025
LDII Gambir Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreasi Tumpeng Nusantara

LDII Gambir Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Kreasi Tumpeng Nusantara

August 20, 2025
Pesan Ketua LDII Banjarnegara: Pengurus Organisasi Harus Junjung Tinggi Nilai Kebangsaan

Pesan Ketua LDII Banjarnegara: Pengurus Organisasi Harus Junjung Tinggi Nilai Kebangsaan

August 20, 2025
Pengajian Kebangsaan LDII 2025, Wabup Purworejo Beri Pesan Khusus

Pengajian Kebangsaan LDII 2025, Wabup Purworejo Beri Pesan Khusus

August 18, 2025
LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

LDII Semin Gelar Pengajian, Angkat Tema Iman dan Amal Saleh

7
Ketua Umum DPP LDII: Kebangsaan di Era Digital Harus Jadi Prioritas Utama

Ketua Umum DPP LDII: Kebangsaan di Era Digital Harus Jadi Prioritas Utama

2
Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

Dahnil Anzar Bicarakan Ancaman Kedaulatan Bangsa dalam Sekolah Virtual Kebangsaan LDII

2
T a k j u b

T a k j u b

1
Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur

Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur

August 28, 2025
LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran

August 28, 2025
LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus

LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus

August 28, 2025
Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

Pengajian Keputrian LDII Ajak Remaja Putri Jaga Marwah Perempuan

August 28, 2025

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ponpes Wali Barokah Kediri Ajak Santri Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba 29 Karakter Luhur August 28, 2025
  • LDII Polman Gelar Halaqoh Tahfidzul Quran, Wujudkan Generus Cinta Al Quran August 28, 2025
  • LDII Lamasi Helat Pemantapan 29 Karakter Generasi Muda Lewat Pengajian Generus August 28, 2025

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Organisasi
    • Opini
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.